Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Alamak, Biden Kepleset Lidah Lagi, Mau Nyebut Kamala Harris, Malah Donald Trump
Jumat, 12 Juli 2024 07:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Baru saja salah sebut nama Zelensky (Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky) menjadi Putin (Presiden Rusia Vladimir Putin) dalam acara Ukraine Compact di KTT NATO Washington, Kamis (11/7/2024), Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden kembali kepleset lidah.
Kali ini, dia salah menyebut nama dan jabatan Wapres. Bukannya Wakil Presiden Kamala Harris, malah Wakil Presiden Donald Trump.
Momen itu terjadi dalam konferensi pers, yang merupakan rangkaian acara KTT NATO Washington.
Baca juga : Biden Kepleset Lidah, Mau Nyebut Zelensky, Yang Terucap Malah Putin
Panggung itu tak hanya menjadi konferensi pers solo perdana Biden, sejak Debat Capres di Atlanta pada 28 Juni lalu, tetapi juga sejak November 2023.
Ikhwal kepleset lidah bermula, saat Biden ditanya tentang kemampuan Wakil Presiden (Wapres) Kamala Harris untuk mengalahkan Donald Trump, jika dia diterjunkan ke Pilpres AS pada November mendatang.
“Saya tidak akan memilih Wakil Presiden Donald Trump untuk menjadi wakil presiden, jika saya tidak berpikir dia memenuhi syarat untuk menjadi presiden,” kata Biden, seperti dilansir CNN International.
Baca juga : Panen Sebentar Lagi, Wapres Pastikan Harga Beras Akan Turun Bertahap
Tak seperti saat ia salah sebut nama Zelensky, kali ini Biden sama sekali tak merevisi ucapannya.
Dua kejadian ini tentunya semakin menguatkan pertanyaan publik tentang kondisi fisik dan mental Biden, yang akan kembali bertarung di Pilpres AS 2024. Terutama setelah dia dinilai tampil buruk di debat perdana Capres AS.
Debat Capres itu menampilkan dua kandidat tertua dalam sejarah Pilpres AS. Joe Biden 81, Donald Trump 78.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya