RM.id Rakyat Merdeka - Miliarder Thailand sekaligus Perdana Menteri (PM) Thaksin Shinawatra menerima pengampunan dari kerajaan, yang memperpendek pembebasan bersyaratnya selama dua minggu.
Pengampunan itu diterima Thaksin, setelah putrinya: Paetongtarn Shinawatra terpilih sebagai perdana menteri oleh parlemen, Sabtu (17/8/2024).
Thaksin berada di jantung perebutan kekuasaan dua dekade antara keluarga Shinawatra dan sekutunya, melawan para royalis, jenderal, dan konglomerat.
Agustus 2023, Thaksin kembali secara dramatis dari pengasingan, yang dilakoninya untuk menghindari hukuman penjara setelah digulingkan oleh kudeta militer pada tahun 2006.
Baca juga : Terpilih Jadi PM Termuda Thailand, Paetongtharn Lanjutkan Klan Shinawatra
Thaksin menjalani enam bulan masa tahanan di rumah sakit dengan alasan kesehatan, sebelum dibebaskan bersyarat pada Februari 2024.
Dia dijatuhi hukuman delapan tahun penjara karena penyalahgunaan kekuasaan dan konflik kepentingan selama masa jabatannya, dalam periode 2001 hingga 2006. Hukumannya diringankan menjadi satu tahun oleh Raja Maha Vajiralongkorn pada September lalu.
"Thaksin adalah salah satu tahanan yang menerima pengampunan kerajaan, dalam rangka ulang tahun raja bulan lalu," pengacara Winyat Chartmontri, kepada Reuters.
"Pengampunan ini akan berlaku pada hari Minggu," lanjutnya.
Baca juga : Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani Dapat Penghargaan Bintang Mahaputera
Winyat menjelaskan, pembebasan bersyarat yang diberikan kepada Thaksin pada Februari 2024, akan berakhir pada akhir Agustus 2024. Namun, setelah adanya pengampunan kerajaan, hukuman tersebut akan berakhir pada Minggu 18 Agustus 2024.
Putri Thaksin, Paetongtarn Shinawatra (37) terpilih menjadi PM Thailand, dengan dukungan yang hampir mencapai dua pertiga suara parlemen pada Jumat (16/8/2024).
Dia menjadi PM termuda Thailand, PM wanita kedua Thailand dan Shinawatra ketiga yang memegang jabatan itu.
Srettha Thavisin, sekutu Thaksin, diberhentikan sebagai perdana menteri oleh Mahkamah Konstitusi pada Rabu (14/82024) karena pelanggaran etika.
Baca juga : Kementerian PPPA Pastikan Anak Korban Dapat Perlindungan
Adik Thaksin atau bibi Paetongtarn, Yingluck Shinawatra, adalah PM Thailand yang menjabat pada 2011 hingga 2014.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.