RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar Amerika Serikat Kamala Shirin Lakhdhir menumpangi MRT menuju lokasi acara Millennium Challenge Corporation (MCC) Compact Entry-into-Force (CEIF) di The Energy Building, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2024).
Kamala mengaku senang menggunakan transportasi umum teranyar ini. Selama perjalanan Kamala didampingi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu)RI Thomas Djiwandono dan Wakil Presiden MCC Cameron Alford.
“Ini adalah pengalaman dan perjalanan kereta yang menyenangkan,” kata Kamala yang mengenakan setelan brukat mix rok plisket berwarna hitam.
Baca juga : Kembali Ke Jakarta Sebagai Dubes AS, Kamala Lakhdhir: Saya Sangat Senang
Kamala menyebut, MCC merupakan kerja sama yang baik antara Amerika Serikat dan Indonesia. Sinergi ini untuk membangun infrastruktur transportasi dan pendanaan usaha skala kecil dan menengah, termasuk yang dikelola oleh perempuan.
“Ayo kita mulai!” ujar Kamala dengan bahasa Indonesia.
Amerika Serikat melipatgandakan bantuan hibah dalam rangka kerja sama pembangunan berkelanjutan untuk Indonesia selama lima tahun kedepan. Dana hibah ini merupakan tambahan dari 130 juta dolar AS per tahun dari
Baca juga : Jerman Vs Amerika Serikat, The Panser Ngebet Angkat Trofi
U.S. Agency for International Development (USAID) Indonesia. Diharapkan kesepakatan ini dapat memperkuat kemitraan komprehensif strategis dan memajukan hubungan bilateral yang menguntungkan bagi kedua negara.
Rabu (11/9/2024) Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencanangkan pembangunan jalur MRT Jakarta Lintas Timur-Barat Fase I Tahap I. Lokasi pencanangan dilakukan di titik integrasi antara MRT Lintas Utara-Selatan (Bundaran HI-Ancol Marina) dengan MRT Lintas Timur-Barat (Cikarang-Balaraja). Yakni, di persimpangan antara Jalan Thamrin dan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Jokowi mengatakan, sejak operasional MRT Fase I pada Maret 2019 lalu dari Bundaran HI ke Lebak Bulus, telah melayani total 120 juta penumpang. Kehadiran MRT tersebut telah menunjukkan perubahan wajah transportasi umum di Jakarta menjadi lebih baik.
Baca juga : Kasus Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK Ke SYL Naik Ke Penyidikan
“Sebagai upaya mewujudkan Jakarta kota global dan aglomerasi melalui transportasi modern di Jakarta," kata Jokowi.
Pembangunan MRT Lintas Timur-Barat Fase I Tahap I akan dimulai dari rute Medan Satria hingga Tomang sepanjang 24,5 kilometer terdiri dari 21 stasiun yang memiliki stasiun layang dan stasiun bawah tanah. Sedangkan Lintas Timur-Barat Fase I Tahap I yang menghubungkan Cikarang-Balaraja ditargetkan beroperasi pada 2031 dengan estimasi 284.000 target penumpang per hari.
Fase 1 MRT Jakarta Lintas Timur-Barat berfokus di Wilayah DKI Jakarta memiliki total jarak 31 km dengan 27 stasiun. Sementara pada Fase 2A Bundaran HI-Kota terdapat 7 stasiun bawah tanah, dengan stasiun pertamanya adalah Stasiun Thamrin dan yang kedua adalah Stasiun Kota. Adapun panjang total Station Thamrin adalah 470 meter dengan lebar 20,3 meter.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.