RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi membuka acara Jak-Japan Matsuri (JJM) 2024. Acara ini merupakan festival budaya Jepang terbesar di Indonesia yang rutin digelar setiap tahun.
Jak-Japan Matsuri diselenggarakan di Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 14-15 September 2024. Dubes Masaki membuka JJM 2024 dengan memainkan alat musik tradisional Indonesia, angklung bersama Ketua Komite JJM 2024 Kobayashi Kazunori dan Dubes Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi.
Tahun 2024, Jak-Japan Matsuri mengusung tema ‘Menjelajahi Jepang’. Pengunjung dibawa untuk merasakan pengalaman berada di Jepang, meskipun berada di Jakarta.
Baca juga : Perkebunan Indonesia Expo Ketiga Jawab Tantangan Kebutuhan Pangan
Dubes Masaki mengatakan, JJM adalah salah satu simbol persahabatan yang erat antara Jepang dan Indonesia. Pengunjung dapat berpartisipasi di setiap kegiatan yang dibuat di masing-masing di booth yang ada di JJM.
“Pengunjung dapat menikmati kuliner dari berbagai daerah di Jepang, kebudayaan Jepang, dan pertunjukan dari Jepang dan Indonesia,” ujarnya.
Ketua Komite JJM 2024 Kobayashi Kazunori mengapresiasi dukungan Pemerintah Indonesia, khususnya Pemerintah Kota Jakarta.
Baca juga : Dubes Jepang Untuk Indonesia Masaki Yasushi Menjamu Perwira Polisi Peserta Program JICA
“JJM adalah momen pertukaran kebudayaan dan persahabatan antara Jepang dan Indonesia. Mari kita bersenang-senang dan saling belajar membawa kebudayaan dan tradisi masing-masing, serta mempererat persahabatan,” ajaknya.
Dubes Heri Akhmadi mengucapkan selamat atas terselenggaranya JJM 2024. Ia mengatakan, JJM sebagai cerminan persahabatan rakyat kedua negara.
“Hubungan politik kita baik, hubungan ekonomi baik. Tetapi hubungan persaudaraan rakyat menjadi kunci. Festival adalah cara yang terbaik untuk mengenal, menghargai, menghormati saudara kita dari Jepang,” ujar Heri.
Baca juga : Jepang Incar Pasar Properti Indonesia, Tukar Informasi Rusun Dengan PUPR
JJM 2024 diisi dengan parade Mikoshi, sebuah pergelaran khas Jepang sebagai bentuk ucapan syukur kepada Tuhan atas hasil panen. Banyak juga pengunjung yang hadir mengenakan pakaian tradisional Jepang, Yukata.
Tidak ketinggalan sejumlah anak muda Jepang dan Indonesia yang cosplayer mengenakan kostum anime Jepang. Acara ini juga menghadirkan sejumlah artis Jepang dan Indonesia, seperti Serina, Jam heads, Banten Girls, Dexten, Fatin hingga JKT 48.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.