Sebelumnya
“Israel adalah negara kriminal!” teriak para demonstran.
Di Berlin, polisi menahan 26 orang yang meneriakkan penghinaan pada demo damai pro Israel yang dihadiri sekitar 650 orang. Sementara massa pro Palestian di Ibu Kota Jerman itu, menurut polisi, sekitar 1.000 orang.
Di Indonesia, massa melakukan aksi demo memperingati agresi militer Israel. Di Jakarta, massa berkumpul dan berorasi di depan Kedutaan Besar AS, Minggu (6/10/2024).
Baca juga : Bersama KPK, Pemda Pede Tutup Tambang Emas Ilegal
Peringatan setahun serangan di Palestina saat ini terjadi di tengah gencarnya operasi darat militer Israel menyerang Hizbullah di Lebanon. Situasi tersebut menambah kekhawatiran konflik ini dapat berkembang menjadi perang yang lebih luas.
Evakuasi WNI Dari Lebanon
Sebanyak 40 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievkuasi dari Lebanon tiba di Tanah Air dalam dua kloter, Senin (7/10/2024).
Menurut Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha, mereka tiba di Bandara Soekarno-Hatta dalam dua penerbangan komersial, yaitu pada Senin pagi dan petang.
Baca juga : Tantang Edward Datang Ke Rumah
Kloter 4 dan 5, yang tiba pada Senin ini berangkat dari Beirut pada 3 Oktober lalu. Total perjalanan evakuasi mereka 5 hari.
Demi keamanan, rute evakuasi menggunakan jalur darat untuk keluar dari Lebanon dan dilanjutkan dengan penerbangan dari Amman, Jordania.
Secara garis besarnya, menurut Judha, dari Lebanon ke Beirut, Damaskus, lalu Amman, Jordania, lanjut dengan penerbangan ke Tanah Air.
Baca juga : Keppres Pemindahan Ibu Kota Negara, Jokowi Serahkan Ke Prabowo
”Rute detail tak bisa saya sampaikan,” ujar Judha.
Adapun evakuasi kloter 1, 2 dan 3 sebelumnya langsung menggunakan jalur udara keluar dari Beirut. Hal ini karena penerbangan komersial masih berlangsung normal. DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 8 Oktober 2024 dengan judul "Peringati Setahun Serangan Israel Ke Palestina, Demo Stop Perang Di Gaza Dan Lebanon Guncang Dunia"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.