BREAKING NEWS
 

Peringati Setahun Serangan Israel Ke Palestina

Demo Stop Perang Di Gaza Dan Lebanon Guncang Dunia

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 8 Oktober 2024 06:20 WIB
Polisi Italia dan demonstran bentrok dalam unjuk rasa mendukung rakyat Palestina di Roma, Sabtu (5/10/2024), dua hari sebelum peringatan serangan Hamas ke Israel, 7 Oktober 2023. Foto: AP/ANDREW MEDICHINI VIA US NEWS

RM.id  Rakyat Merdeka - Peringatan satu tahun perang di Palestina, diwarnai dengan aksi ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan di berbagai kota di seluruh dunia pada Minggu (6/10/2024) dan Senin (7/10/2024). Mereka mendesak gencatan senjata di Gaza, Palestina dan Lebanon.

Di Washington DC, Amerika Serikat (AS), lebih dari seribu pengunjuk rasa berdemonstrasi di luar Gedung Putih, menuntut AS berhenti memasok senjata dan bantuan kepada Israel.

Bahkan, seorang pria berusaha membakar diri. Dilansir AFP, beruntung polisi berhasil memadamkan api yang telah mem­bakar lengan kirinya.

Ribuan pendukung pro Palestina juga berkumpul di ber­bagai kota di Eropa, Afrika dan Australia, menuntut diakhirinya konflik yang telah menewaskan hampir 42.000 orang di Gaza.

Baca juga : Bersama KPK, Pemda Pede Tutup Tambang Emas Ilegal

Aksi menyalakan lilin juga di­lakukan Senin (7/10/2024) atas serangan Hamas (faksi Palestina yang berkuasa di Gaza) ke Israel.

Dilansir AFP, berdasarkan data Israel, serangan Hamas mengaki­batkan kematian 1.205 orang, se­bagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka-angka resmi Israel.

Adanya polarisasi interna­sional atas berbagai peristiwa di Timur Tengah, demonstrasi untuk mendukung Israel dan Palestina tak dapat dielakkan berlangsung di sejumlah kota.

Sekitar 40 ribu demonstran pro Palestina berbaris dan melakukan long march di pusat Kota London, Inggris, Minggu (6/10/2024). Massa menentang demonstran mengibarkan bendera Israel saat para pengunjuk rasa pro Palestina melintas. Polisi melaporkan, ada 15 penangkapan tanpa menjelaskan kubu mana yang diamankan.

Baca juga : Tantang Edward Datang Ke Rumah

Warga Bernama Zackerea Ba­kir (28) mengaku, telah meng­hadiri puluhan unjuk rasa di seluruh Inggris. “Jumlah peserta terus bertambah karena semua orang menginginkan peruba­han,” katanya.

“Keadaan terus memburuk dan semakin memburuk. Na­mun sepertinya tidak ada yang berubah,” kata Bakir, yang ikut serta dalam aksi tersebut bersa­ma ibu dan saudara laki-lakinya.

Hal serupa juga terjadi di Paris, Prancis; Roma, Italia; Manila, Fili­pina; Cape Town, Afrika Selatan; dan New York, Amerika Serikat.

Sementara di Berlin, Jerman, sekitar 1.000 demonstran dengan bendera Palestina meneriakkan “Satu Tahun Genosida.”

Adsense

Baca juga : Keppres Pemindahan Ibu Kota Negara, Jokowi Serahkan Ke Prabowo

Sebuah protes pro Palestina di Roma, Italia, yang diikuti ribuan orang berubah menjadi kekerasan. Ketika puluhan demonstran muda melemparkan botol dan petasan ke arah polisi, yang dibalas dengan gas air mata dan meriam air. Satu polisi terluka dan dua demon­stran ditahan dalam insiden ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense