Sebelumnya
Diberitakan CBS News, Senin (28/10/2024), lebih dari 32 juta warga AS telah melakukan pemungutan suara lebih awal (early voting) untuk Pilpres AS. Kebanyakan melakukan voting melalui email.
Menurut data dari 25 negara bagian, dalam pemilihan awal, Partai Demokrat mengungguli Partai Republik. Hal ini tak lepas dari besarnya animo pendukung Demokrat memberi suara di awal.
Baca juga : Kerugian Negara Rp 400 M, Tom Lembong TSK Dan Ditahan
Sejauh ini, sekitar 1,3 juta surat suara pendukung Partai Demokrat sudah diterima. Beda jauh dengan pendukung Partai Republik yang baru diterima 452 ribu surat suara.
Jumlah pemilih early voting telah mencetak rekor, setidaknya dua negara bagian penentu, yakni North Carolina dan Georgia.
Baca juga : Pevita Pearce, Janji Pijat Dan Peluk Suami Tiap Malam
Di Georgia, yang wilayahnya dimenangkan Presiden Biden pada 2020, mencatat 25 persen warganya sudah memberikan suara mereka.
Sementara di North Carolina, lebih dari 353 ribu warga telah melakukan pemungutan suara pada 17 Oktober lalu. North Carolina adalah wilayah yang bagian baratnya porak poranda akibat Badai Helene.
Baca juga : Usai Digembleng di Magelang, Para Menteri Sibuk Susun Program 100 Hari
Kedua negara bagian ini telah mengamankan lebih dari dua juta suara hingga 23 Oktober lalu. Early Voting di Georgia akan berlangsung hingga 1 November nanti. Sementara di North Carolina, pemungutan suara awal secara langsung Bakal digelar hingga 2 November. DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Rabu, 30 Oktober 2024 dengan judul "Nyoblos Duluan Di Kampung Halaman, Datang Ke TPS Pagi, Biden Antre 37 Menit"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.