BREAKING NEWS
 

Putin Akhirnya Ucapkan Selamat Kepada Trump, Siap Ketemu Kalau Diminta

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Jumat, 8 November 2024 05:21 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidato pertamanya pasca kemenangan Trump di klub diskusi Valdai, di resor Laut Hitam Rusia, Sochi, Kamis (7/11/2024). (Foto: TASS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Rusia Vladimir Putin akhirnya mengucapkan selamat kepada Presiden ke-45 Amerika Serikat (AS) yang terpilih menjadi Presiden ke-47, Donald Trump atas keberhasilannya memenangkan Pilpres AS.

Dalam pernyataan publik pertamanya setelah kemenangan Trump, Putin memuji keberanian Trump saat menjadi korban percobaan pembunuhan.

Untuk diketahui, di masa kampanye, Trump dua kali menjadi sasaran percobaan pembunuhan. Yang pertama terjadi di Pennsylvania pada 13 Juli 2024. Yang kedua terjadi saat Trump bermain golf di lapangan golf pribadinya di West Palm Beach, Florida.

“Dia begitu berani, seperti pria sejati. Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan selamat kepada Trump atas keberhasilannya memenangkan Pilpres AS,” kata Putin di klub diskusi Valdai, di resor Laut Hitam Rusia, Sochi, seperti dikutip Reuters, Kamis (7/11/2024).

Baca juga : Ucapkan Selamat, Biden Telepon Trump Ajak Ketemuan Di Gedung Putih

Putin menggarisbawahi pernyataan Trump tentang Ukraina dan pemulihan hubungan dengan Rusia, dalam kampanye pemilihannya.

Dia pun memastikan kesiapan Moskow untuk berdialog dengan presiden terpilih Partai Republik.

"Menurut saya, apa yang dikatakan Putin tentang keinginan untuk memulihkan hubungan dengan Rusia, dan mengakhiri krisis Ukraina, patut mendapat perhatian," kata Putin.

Adsense

Dalam periode kampanye, Trump mengaku dapat membawa perdamaian di Ukraina dalam waktu 24 jam, jika dia terpilih menjadi Presiden ke-47 AS. Namun, belum ada laporan rinci tentang bagaimana perang terbesar di daratan Eropa setelah Perang Dunia II itu akan diakhiri.

Baca juga : Putin Belum Ucapkan Selamat Ke Trump, Ini Penjelasan Kremlin

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi sekarang,” kata Putin.

Ditanya apa yang akan dilakukannya, jika Trump menelepon untuk meminta bertemu, Putin menyatakan siap menindaklanjuti.

“Saya bersedia, jika pemerintahan Trump menghendaki. Saya siap berdiskusi dengan Trump,” tuturnya.

Rusia dan Trump telah berulang kali menolak sejumlah klaim media Barat, yang menyebut Trump adalah semacam agen pengaruh Rusia.

Baca juga : Trump Menang Pilpres AS, Prabowo Ucapkan Selamat Dan Sampaikan Harapan Ini

Menurut keterangan pejabat Rusia, dalam masa jabatan pertamanya pada 2017 hingga 2021, Trump justru bersikap keras terhadap Rusia.

Penasihat Khusus AS Robert Mueller pernah menyelidiki tuduhan kolusi antara tim kampanye Trump dan Rusia di Pilpres AS 2016. Namun dalam laporan tahun 2019, Mueller tidak menemukan adanya bukti konspirasi.

Ukraina Belum Tahu 

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengaku tidak mengetahui detail rencana Donald Trump untuk mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina dengan cepat.

"Saya belum membicarakannya dengan Trump," kata Zelensky dalam konferensi pers di KTT Komunitas Politik Eropa di Budapest, seperti dilansir BBC, Kamis (7/11/2024).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense