RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi menyerahkan Penghargaan Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang Tahun 2024 (Reiwa 6) kepada dua profesor Institut Pertanian Bogor (IPB), Tineke Mandang dan Hanny Wijaya, di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Kamis (19/12/2024).
Dalam upacara penyerahan penghargaan tersebut, Dubes Masaki berterima kasih atas kontribusi keduanya sebagai pewawancara beasiswa Monbukagakusho/ MEXT.
Beasiswa MEXT merupakan beasiswa resmi dari Pemerintah Jepang yang diberikan setiap tahun kepada ratusan pelajar di seluruh dunia.
Beasiswa tersebut dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (Monbukagakusho/ MEXT) yang meliputi biaya studi dan biaya hidup.
Baca juga : Freeport Berikan Penghargaan Kepada Tim Pemadam Kebakaran Smelter
“Keduanya telah membantu kami memilah penerima beasiswa. Mereka yang terpilih terbukti memiliki kualitas di atasrata-rata,” puji Dubes Masaki usai menyerahkan penghargaan.
Sebagai alumni penerima beasiswa MEXT, Tineke telah menjadi salah satu anggota penentu utama dalam proses seleksi penerima beasiswa di bidang sains dan pertanian sejak 1990.
Tineke juga menjabat Wakil Ketua Perhimpunan Alumni Dari Jepang (PERSADA) yang berkontribusi dalam mempromosikan asosiasi alumni Jepang.
Sedangkan Hanny Wijaya, merupakan profesor ilmu pangandi IPB, juga menjadi salah satu anggota penentu utama dalam proses seleksi penerima beasiswa di bidang sains dan pertanian sejak 1990.
Baca juga : Taman Safari Indonesia Group Borong 4 Penghargaan di ITTA Awards 2024
Dia telah berkontribusi mempromosikan kerja sama dalam bidang pendidikan antara Pemerintah Jepang dan Indonesia. Termasuk membangun hubungan antara Kedutaan Besar Jepang dengan Pemerintah Indonesia.
“Sebagai Ketua Perhimpunan Alumni Universitas Hokkaidodi Indonesia, Ibu Hanny berkontribusi mempromosikan pertukaran antar universitas ketika IPB mengundang Rektor Universitas Hokkaido sebagai tamu pembicara,” jelas Dubes Masaki.
“Mereka berdualah yang jeli melihat mana yang memiliki potensi besar untuk mendapatkan beasiswa MEXT,” sambung Dubes yang pernah bertugas di Prancis ini. Hingga saat ini, lebih dari 100 ribu pelajar Indonesia ikut program beasiswa yang dimulai pada 1954.
Sebelumnya, Dubes Masaki menyambut kehadiran penerima hibah Pemerintah Jepang. Pemerintah Negeri Matahari Terbit itu memberikan dana hibah sebesar 23.238.854 yen atau sekitar Rp 2,5 miliar untuk tiga yayasan di Indonesia.
Baca juga : Dubes Uni Eropa Untuk Indonesia Denis Chaibi Lincah Merumput Pake Jersey Biru Dan Kuning
Dubes Masaki mewakili Pemerintah Jepang melakukan penandatanganan kontrak bantuan hibah grassroot untuk keamanan manusia kepada tiga proyek terpilih di Kedubes Jepang Jakarta, Kamis (19/12/2024).
Proyek melalui program Grant Assistance for Grassroots Human Security Projects ini diberikan kepada Yayasan Wakaf Pondok Pabelan, Jawa Tengah; Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Banyu Bening Boyolali, Jawa Tengah; dan Yayasan Bumi Sehat Desa Pakraman Nyuh Kuning, Bali.
“Saya harap proyek hibah grassroot ini dapat mempermudah kegiatan yayasan-yayasan itu membantu komunitasnya," harap Dubes Masaki.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.