Dark/Light Mode

Jelang Natal, Bank Indonesia Buka Layanan Penukaran Uang Di Katedral

Minggu, 15 Desember 2024 11:52 WIB
Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang melalui kas keliling yang tersedia di kawasan Katedral, Jakarta Pusat, Minggu (15/12/2024). (Foto: Ist)
Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang melalui kas keliling yang tersedia di kawasan Katedral, Jakarta Pusat, Minggu (15/12/2024). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang melalui kas keliling yang tersedia di kawasan Katedral, Jakarta Pusat, guna memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang rupiah menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Faris Budiawan mengatakan bahwa layanan penukaran uang oleh BI melalui mobil kas keliling serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia pada 15 Desember 2024 dengan tajuk "Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai (Serunai) 2024".

"Kegiatan ini kita laksanakan serentak mulai hari ini di seluruh Indonesia, karena kami memahami kebutuhan uang menjelang Natal dan Tahun Baru biasanya meningkat," kata Faris seperti dikutip Antara, Minggu (15/12/2024).

Baca juga : Jelang Nataru, Pelita Air Rute Baru Jakarta-Medan Siap Terbang 2x Sehari

Faris mengatakan bahwa kebutuhan uang rupiah menjelang Natal dan Tahun Baru ini diperkirakan mencapai Rp 133,7 triliun atau meningkat 2,5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar Rp 130,4 triliun. Tahun ini menurut data kami ada kurang lebih Rp 133,7 triliun," katanya.

Menurut Faris, meningkatnya kebutuhan uang ini menandakan bahwa aktivitas dan mobilitas perekonomian masyarakat pada tahun ini semakin meningkat.
Sementara itu, Pastor Kepala Gereja Katedral Jakarta, Romo Hani Rudi Hartoko mengatakan, layanan penukaran uang ini baru pertama kali dilakukan di Katedral sehingga jemaat pun antusias untuk mengantre layanan tersebut.

"Kadang-kadang umat pada Hari Raya Natal memberikan tanda berbagi kasih dengan banyak orang. Dan kalau bisa memberikan dengan uang yang baru, orang menerimanya juga dengan senang," katanya.

Baca juga : Mendagri Tito Apresiasi Sukses Pilkada Dan Pengendalian Inflasi Kaltim

Apalagi, kata dia, mungkin ada juga umat yang sudah bersiap menukar uang untuk Imlek nanti.

Penukaran uang di Katedral hanya dilaksanakan pada hari ini dengan kuota sebanyak 250 penukar dan maksimal uang bisa yang ditukarkan sebanyak Rp 4 juta per orang.
Masyarakat, khususnya umat Kristiani yang ingin menukar uang di Katedral hanya perlu datang, selama persediaan uang masih ada, yakni dari pecahan Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000 dan Rp 100.000.

Selain di Katedral, BI juga membuka layanan penukaran uang melalui kas keliling di GPIB Bukit Moria, Tebet, Jakara Selatan, hanya pada hari ini saja.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.