RM.id Rakyat Merdeka - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Cape Town, Afrika Selatan, menyambut program magang seorang mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (FH Unpad), Aira Sherasati, yang dimulai sejak 6 Januari 2025.
Konsul Jenderal RI di Cape Town Tudiono, mengatakan bahwa program magang ini diajukan oleh Wakil Dekan Bidang Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Riset atas nama Dekan FH Unpad melalui surat nomor 11425/UN6.A.1/HM.01.01/2024 tertanggal 21 November 2024.
Dijelaskan, kegiatan magang ini bukan bagian dari perkuliahan dan tidak dapat dikonversi menjadi SKS mata kuliah.
Namun, Aira Sherasati menilai magang sangat penting untuk mendapatkan gambaran dunia kerja, mempersiapkan diri secara substansi dan mental sejak dini, serta memperluas wawasan praktik hukum dan diplomasi.
"Secara khusus, program magang ini bertujuan memberikan pengalaman dan pemahaman lebih mendalam mengenai praktik diplomasi di bidang promosi perdagangan, investasi, pariwisata, sosial budaya, serta perlindungan WNI di wilayah kerja KJRI Cape Town," kata Tudiono.
Baca juga : Eks PM Malaysia Menang Banding
Disebutkan, selama 2024, KJRI Cape Town menangani 53 kasus perlindungan WNI, termasuk 17 kasus imigrasi terkait overstayer, 8 kasus kesehatan, 8 wanprestasi kontrak kerja, 11 kasus ketenagakerjaan, 2 kecelakaan kerja, 1 kematian, dan 1 pencurian.
Sebanyak 49 kasus telah selesai, sementara 4 kasus lainnya, termasuk KDRT, hak asuh anak, ketenagakerjaan, dan kecelakaan masih dalam proses.
Selain itu, terdapat 119 pelayanan kekonsuleran yang dilakukan.
Tudiono juga merasa gembira karena KJRI Cape Town dipilih sebagai tempat magang.
Dia berharap, pengalaman ini dapat memperkaya wawasan mahasiswa terkait diplomasi dan praktik kerja.
Baca juga : Ke Akarsana Digital PR, Mahasiswa UIN Yogyakarta Gali Ilmu Dari Praktisi
Selama magang, Aira Sherasati dilibatkan dalam berbagai kegiatan, seperti penanganan kasus KDRT yang menimpa seorang WNI, pelayanan kekonsuleran, perlindungan anak buah kapal (ABK)
Selain itu, persiapan sidang G20 di mana Afrika Selatan memegang presidensi, serta promosi kerja sama sosial budaya dan pertemuan dengan pebisnis.
Sebagai informasi, pada tahun sebelumnya, KJRI Cape Town menerima dua mahasiswa magang dari London School of Public Relations (LSPR), yaitu Annisa Alya Diana dan Claudia Puspita Sari, selama tiga bulan.
Mereka membantu penyelenggaraan acara Indonesian Folk Market (Pasar Rakyat Indonesia) pada 14 Oktober 2023, mempromosikan acara tersebut ke media lokal, serta mendukung pelaksanaannya.
Mereka juga dilibatkan dalam diplomasi bilateral, seperti penyiapan bahan dan pendampingan dalam pertemuan Konjen RI dengan Wali Kota Mossel Bay, Hon. Alderman Dirk Kotze, pada 16 November 2024.
Baca juga : Perkuat Diplomasi, Prabowo Bertemu Zhao Leji Bahas Hubungan Bilateral
Tahun ini, LSPR kembali berencana mengirim mahasiswa magang ke KJRI Cape Town pada triwulan terakhir.
Konjen RI berharap, program magang di KJRI Cape Town dapat memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, baik dalam pengembangan keilmuan maupun pemahaman praktik diplomasi secara menyeluruh.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.