Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ke Akarsana Digital PR, Mahasiswa UIN Yogyakarta Gali Ilmu Dari Praktisi
Jumat, 29 November 2024 19:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Founder dan CEO Akarsana Digital PR, Tubagus Dudy berharap mahasiswa bisa menjalin networking sejak masa kuliah. Salah satu caranya dengan aktif berorganisasi.
“Jangan jadi mahasiswa yang hanya kuliah-pulang tapi aktif berorganisasi sembari mengasah skill dan menyusun porftolio karya,” ungkap Tubagus Dudy, dalam ‘sharing session’ Akarsana Digital PR bersama mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Kamis (28/11).
Acara yang bertajuk "Eksplorasi Dunia Public Relations : Gali Ilmu, Cari Inspirasi dan Tumbuh Bersama" ini digelar untuk menyambut kunjungan dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga ke kantor Akarsana Digital PR di bilangan Jakarta Selatan.
Baca juga : Ratusan Mahasiswa FKG Trisakti Ikuti Lari Bersama pada DENSRUN 2024
Tubagus mengatakan mahasiswa juga perlu dibekali kemampuan berpikir kritis dan adaptif untuk menghadapi disrupsi yang terus terjadi di industri ini.
“Salah satu caranya yaitu, terjung langsung dengan magang di industri untuk menyerap seluruh pengalaman serta penerapan teori Public Relations dan Digital Communications di Akarsana,” tutur Tubagus.
Kaprodi Ilmu Komunikasi FISHUM UIN Sunan Kalijaga Mokhammad Mahfud menyampaikan pentingnya sinergi antara akademisi dan praktisi industri digital.
Baca juga : Fdikom UIN Jakarta Soroti Gerakan Sosial Kontemporer Dari Perspektif Media
“Melalui kolaborasi ini, yaitu kesempatan berbagi pengalaman di lapangan serta kesempatan magang di Akarsana, kita dapat menciptakan inovasi yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan industri, tetapi juga memiliki pondasi akademis yang kuat karena mahasiswa dapat praktik langsung di industri,” ujarnya.
Mendukung pernyataan Mahfud, Mantan Kaprodi Ilmu Komunikasi FISHUM UIN Sunan Kalijaga periode 2010-2014 Marfuah Sri Sanityastuti juga menyampaikan, momentum ini kolaborasi juga bisa menjadi jembatan penting antara teori dan praktik.
“Mahasiswa perlu memahami dinamika industri PR dan digital secara langsung, sementara industri membutuhkan perspektif akademis untuk pengembangan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Baca juga : Transformasi Digital PIS dapat Pengakuan Pelaku Industri Perkapalan Global
Turut hadir pula para dosen Prodi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga dalam acara ini yakni, T ariq Yazid, Ihya' Ulumuddin dan Rachma Attaymini.
Acara ini menjadi ajang berbagi pengalaman antara mahasiswa, akademisi dan praktisi PR di Akarsana yang telah menangani berbagai jenis klien mulai dari pemerintahan, BUMN, hingga perusahaan multinasional.
Program ini mencakup sesi sharing knowledge dan study case dari para konsultan Akarsana tentang bagaimana penerapan kampanye PR di suatu perusahaan, diskusi panel dan networking session yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi langsung dengan para pembicara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya