RM.id Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang di Indonesia menyampaikan ucapan duka cita atas musibah banjir yang melanda wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sejak Selasa (4/3/2025).
"Kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Kami mendoakan semoga upaya evakuasi dan penanganan bencana, termasuk pemulihan kondisi berjalan lancar," tulis Kedubes Jepang di Indonesia via akun Instagram @jpnambsinsonesia, Rabu (5/3/2025).
Penanganan darurat banjir Jabodetabek terus dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing kabupaten/kota Jabodetabek.
Mengutip keterangan BNPB yang dibagikan melalui Facebook pada Rabu (5/3/2025), banjir di Kabupaten Bekasi terjadi di 18 desa di 10 kecamatan. Yakni Kecamatan Bojongmangu, Cikarang Utara, CIkarang Timur, Cikarang Pusat, Cibitung, Cibarusah, Serang Baru, Setu, Tambun Utara dan Tambun Selatan.
Baca juga : AMPI Gercep Beri Bantuan untuk Korban Banjir di Jabodetabek
Total ada 13.704 Kepala Keluarga (KK) atau 51.320 jiwa di kecamatan tersebut, yang terdampak banjir.
Di wilayah Kota Bekasi, banjir menggenangi 25 kelurahan di 12 kecamatan. Total ada 18.738 KK (61.233 jiwa).
Bencana ini mengakibatkan 47 KK atau 360 jiwa dari Kecamatan Bekasi Utara mengungsi ke Mushola Jamiatul Khair di Kampung Lebak, Teluk Pucung.
Pemerintah daerah setempat telah menetapkan status kedaruratan untuk menyikapi bencana hidrometeorologi di wilayahnya.
Baca juga : Ratusan Warga Bidara Cina Mengungsi Karena Banjir Semakin Parah
Di wilayah Jakarta, genangan masih terjadi di beberapa kelurahan seperti Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Total warga terdampak berjumlah 770 KK (2.098 jiwa). Sementara jumlah warga mengungsi mencapai 313 KK (1.236 jiwa). Distribusi titik pengungsian berada di beberapa kelurahan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Di Provinsi Banten, BNPB memonitor banjir terjadi di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Banjir melanda 7 desa pada 7 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Sebanyak 1.373 KK atau 4.157 jiwa terdampak bencana ini.
Di Tangerang Selatan, 1.870 KK terdampak di 5 kecamatan.
Di wilayah Kota Depok, banjir menyasar pada 15 kelurahan di 8 kecamatan. Bencana banjir di wilayah itu berdampak pada 603 KK atau 398 jiwa. Tercatat kerugian material dengan kategori terdampak pada rumah 86 unit, fasilitas pendidikan 1, fasilitas ibadah 1 dan jaringan pipa gas 1 titik.
Untuk upaya mitigasi dan pencegahan terhadap potensi bahaya yang lebih luas, BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca pada 4 – 8 Maret 2025.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.