Dark/Light Mode

Dubes Jepang Untuk Indonesia Masaki Yasushi

Berduka Kapal Angkut WNI Karam Di Ibaraki

Rabu, 8 Januari 2025 04:18 WIB
Dubes Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi. (Foto Kedubes Jepang)
Dubes Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi. (Foto Kedubes Jepang)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi menyampaikan ucapan duka atas karamnya kapal penangkap ikan di perairan dekat Prefektur Ibaraki, Jepang, Senin (6/1/2025).

Dilansir media lokal, Japan Times, Selasa (7/1/2025), insiden ini terjadi sekitar pukul 02.08 dini hari waktu setempat. Sebuah kapal penangkap ikan di dekatnya melaporkan bahwa sebuah kapal pukat cincin terbalik sekitar 31 kilometer di timur Pelabuhan Kashima. Menurut salah satu awak, kapal itu pelan-pelan mulai miring setelah sejumlah besar ikan terperangkap jaring.

Baca juga : Kembali Ekspansif, PMI Manufaktur Indonesia Salip China Dan Korsel

Upaya penyelamatan pun melibatkan empat kapal patroli dan sebuah helikopter. Kapal tersebut membawa lima kru Warga Negara Indonesia bersama 15 warga negara Jepang. Insiden itu menewaskan 2 orang dan hilang 3 orang.

“Kami mendoakan semoga upaya pencarian membuahkan hasil dan awak lainnya dapat segera pulih,” kata Dubes Masaki melalui akun Instagram @ jpnambsindonesia.

Baca juga : Dubes Jepang Masaki Yasushi Beri Kuliah Umum Di Universitas Syiah Kuala Aceh

Dalam pernyataan terbarunya, Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha menyampaikan bahwa seluruh WNI yang menjadi kru dinyatakan selamat setelah upaya penyelamatan dilakukan penjaga pantai.

“Korban meninggal 2 orang dan hilang 3 orang. Keseluruhan korban adalah warga Jepang,” kata Judha, Selasa (7/1/2025). 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.