BREAKING NEWS
 

Demo Besar-besaran Di Turki

Warga Protes Penangkapan Wali Kota Saingan Erdogan

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Sabtu, 22 Maret 2025 03:01 WIB
Wali Kota Istanbul Turki Ekrem Imamoglu. (Foto Istimewa)

 Sebelumnya 
Secara terpisah, Soner Cagaptay,  pakar Turki di Washington Institute, menilai bahwa Imamoglu memiliki daya tarikyang unik di kalangan pemilih.

"Imamoglu sangat mudahdi pahami, sangat disukai oleh masyarakat,” ujarnya dikutip dari AP News.

Imamoglu adalah salah satu politisi di Turki dan dianggap sebagai rival utama Erdogan. Dia menjabat sebagai Wali KotaIstanbul sejak 2019.

Baca juga : Eddy Soeparno Apresiasi Kebijakan Prabowo Percepat Pengangkatan PNS Dan PPPK

Lahir pada 1970 di Akçaabat, Imamoglu pindah keIstanbul ketika remaja dan menempuh pendidikan bisnis sebelumberkarier di industri konstruksi.

Meski berasal dari keluargakonservatif berhaluan kanan tengah, dia mengaku mengadopsi nilai-nilai sosial-demokrat selama masa kuliahnya.

Imamoglu memulai karier politiknya pada usia 43 tahun dan terpilih sebagai Wali Kota distrik Beylikdüzü. Namanya mulai dikenal luas setelah memenangkan Pemilihan Wali Kota Istanbul pada 2019, mengalahkan kandidat dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP).

Baca juga : Jelang Lebaran, Bata Kenalkan Koleksi Sandal dan Sepatu Terbaru

Kemenangannya dianggap sebagai pukulan besar bagi rezim Erdogan yang sebelumnya menguasai Istanbul. Pemilu tersebut sempat dianulir karena dugaan kecurangan, tapi dalam Pemilu ulang, Imamoglu kembali menang dengan perolehan suara lebih besar.

Keberhasilannya mempertahankan kursi Wali Kota dalamPemilu 2024 semakin memperkuat posisinya sebagai ancaman bagi Erdogan.

Dikutip dari BBC, kekalahan AKP di Istanbul bahkan disebut oleh para analis sebagai“kekalahan terbesar Erdogan.”

Baca juga : Lestari Moerdijat: Potensi Peningkatan Pekerja Anak Harus segera Diantisipasi

Namun, menjelang pencalonannya dalam Pilpres 2028, Imamoglu menghadapi berbagai sandungan hukum. Selain kasus ini, Imamoglu sebelumnya juga menghadapi berbagai tuntutan.Termasuk tuduhan menghina otoritas Pemilu dan mempengaruhi penyelidikan terhadap pemerintah daerah yang dikuasai oposisi.

Setelah penangkapan Imamoglu, ribuan demonstran turun ke jalan meski ada larangan protes danmeneriakkan, “Tayyip, mundur!”.

Dengan adanya dukungan luas dari masyarakat, Imamoglu kemungkinan dianggap menjadi ancaman Erdogan dan AKP dalam politik nasional. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense