BREAKING NEWS
 

Dubes Dewi Gustina Tobing Perkuat Komitmen Kerja Sama Pariwisata & Budaya

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 25 April 2025 04:34 WIB
Dubes Dewi Gustina Tobing (kedua kiri) foto bersama di paviliun Indonesia di Vacations Expo 2025, Maladewa, Jumat (18/7/2025). (KBRI Colombia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Colombo, Sri Lanka, mengambil bagian dalam Vacations Expo 2025 yang berlangsung di Hulhumale, Maladewa, pada 17-20 April 2025. Partisipasi ini menegaskan komitmen Indonesia memperkuat kerja sama di bidang pariwisata dan budaya, sekaligus mempromosikan kekayaan destinasi Nusantara kepada internasional.

“Vacations Expo merupakan salah satu pameran pariwisata paling bergengsi di Maladewa,” ujar Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Sri Lanka merangkap Maladewa Dewi Gustina Tobing dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/4/2025).

Ajang ini, lanjutnya, menjadi titik temu strategis bagi agen perjalanan, pelaku industri dan wisatawan untuk membangun jaringan global. Termasuk menjajaki peluang kerja sama baru di sektor pariwisata.

Baca juga : Dubes Trias Kuncahyono Bagikan Momen Berharga Bersama Paus Fransiskus

Acara pembukaan dihadiri Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup Maladewa Thoriq Ibrahim dan mantan Menteri Luar Negeri Maladewa Abdulla Shahid.

Dubes Dewi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah dan masyarakat Maladewa atas sambutan hangat serta penyelenggaraan expo yang profesional.

Adsense

Dalam sambutannya, Dubes Dewi menekankan kedekatan antara Indonesia dan Maladewa sebagai negara kepulauan yang memiliki visi serupa. Yaitu, mendorong pariwisata berkelanjutan yang menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat lokal.

Baca juga : Mendagri Buka Peluang Kerja Sama Peningkatan Kompetensi Damkar dengan Denmark

“Sebagai bagian dari inisiatif penguatan jejaring pariwisata, Indonesia memfasilitasi kehadiran ASITA (Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies) dalam Expo ini,” terang Dubes Dewi.

Kehadiran ASITA, menurutnya, membawa berbagai penawaran pariwisata unggulan Indonesia, sekaligus membuka pintu kolaborasi langsung dengan asosiasi dan pelaku perjalanan di Maladewa. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat arus wisatawan dua arah, pertukaran pengalaman dan pengembangan destinasi bersama.

“Indonesia siap menjadi jembatan kolaborasi antara ASITA dan industri pariwisata Maladewa,” tandasnya. Dia optimistis, kerja sama ini akan menghadirkan peluang baru yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Baca juga : Paus Fransiskus Wafat, Menag: Jasa Dan Persahabatan Beliau Tak Bisa Kita Lupakan

Indonesia tidak hanya hadir dengan paviliun, tetapi ikut serta dalam diskusi panel tentang pariwisata regional. Tim Indonesia menampilkan 5 Destinasi Super Prioritas, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Likupang. Ada juga promosi beragam pilihan wisata halal, ramah Muslim, ramah keluarga dan menghormati nilai-nilai budaya.

Hari pertama penyelenggaraan Expo didedikasikan sebagai Malam Budaya Indonesia yang menampilkan pertunjukan seni tradisional, seperti Tari Sonteng dari Jawa Barat dan Tari Piring dari Sumatera Barat. Pertunjukan ini mendapat sambutan meriah dari para pengunjung dan menjadi sorotan utama yang menampilkan keberagaman budaya Indonesia. 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense