Sebelumnya
Benny Sutrisno selaku Ketua Umum Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia menyatakan hal-hal sebagai berikut:
- Perang tarif antara Amerika Serikat dengan China sudah menurunkan besaran tarif, tapi belum tahu kapan selesainya. Dalam situasi ini, koordinasi lintas lembaga seperti Kementerian Investasi dan para duta besar menjadi sangat krusial.
Baca juga : Bebelac Dukung Kecerdasan Akal dan Sosial Anak Indonesia
Mereka berperan dalam diplomasi untuk mempercepat penurunan tarif serta menjembatani kerja sama antara pengusaha lokal dan mitra internasional.
- Pemerintah Indonesia diharapkan mengambil langkah aktif untuk menyeimbangkan perdagangan dengan Amerika Serikat. Salah satu strategi yang diusulkan adalah peningkatan impor dari AS untuk produk-produk strategis seperti gas, minyak bumi, dan gandum.
Baca juga : Bamsoet: Indonesia Bisa Hadapi Dampak Kebijakan Trump dengan Strategi Adaptif
-Penyesuaian ini tak hanya untuk menjaga relasi bilateral, tetapi juga memberi sinyal positif dalam menjaga stabilitas neraca perdagangan dan memperluas porto-folio komoditas secara taktis.
- Di tengah tekanan eksternal akibat perang tarif, industri dalam negeri memerlukan dukungan yang lebih terarah dan terstruktur. Pemerintah perlu mempertimbangkan pemberian insentif fiskal seperti pengurangan pajak dan subsidi kepada eksportir yang terdampak, terutama di sektor-sektor padat karya.
Baca juga : Airlangga Temui Presiden JCCI, Bahas Penguatan Investasi Jepang Di Indonesia
-Selain itu, akselerasi otomatisasi proses industri, penguatan kapasitas inovasi, dan peningkatan kualitas produk harus menjadi prioritas.
-Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) juga tidak boleh luput dari perhatian. Mereka harus dibekali akses ke pasar ekspor yang lebih luas dan didukung dengan pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.