RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 11 pelajar Indonesia sukses meraih medali emas dalam ajang bergengsi Singapore International Math Olympiade Challenge (SIMOC) 2025. Mereka juga diganjar penghargaan nilai sempurna, menandai capaian luar biasa di tengah kompetisi yang diikuti 2.400 peserta dari 40 negara.
Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Singapura Suryopratomo mengapresiasi pencapaian itu. Dubes yang akrab disapa Tommy menyebut, keikutsertaan para siswa bukan semata urusan akademik, tapi proses membentuk kepercayaan diri dan jejaring global.
“Sebuah kebanggaan, melihat siswa siswi Indonesia dapat unjuk gigi di kompetisi internasional ini,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Rabu (9/7/2025).
Baca juga : Kabar Baik, Perusahaan Global Investasi Di Indonesia
Dia menyebut, pengalaman bersaing dengan pelajar dari negara lain, seperti di ajang SIMOC, bukan hanya menjadi wadah mengasah kemampuan akademis, tetapi sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan.
“Mereka juga dapat membangun jejaring pertemanan internasional, dan menanamkan rasa percaya diri untuk bersaing di tingkat global,” puji Dubes Tommy.
Sebanyak 470 siswa Indonesia yang tergabung dalam kontingen tahun ini berasal dari berbagai provinsi. Dengan demikian, kontingen Indonesia pun tercatat sebagai peserta terbanyak. Hal ini menegaskan luasnya minat generasi muda terhadap matematika dan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Baca juga : Pertamina Bangun Klinik Berstandar Nasional Di Lombok
SIMOC bukan sekadar ajang adu kemampuan hitung. Kompetisi tahunan ini telah berkembang menjadi panggung diplomasi pendidikan yang mempertemukan pelajar-pelajar berbakat dari berbagai latar belakang budaya dan sistem pembelajaran.
Acara puncak SIMOC 2025 yang digelar Selasa (8/7), dihadiri Presiden Singapura Halimah Yacob (2017-2023), yang kini menjabat sebagai penasihat di Singapore University of Social Sciences (SUSS). Halimah mempertegas pentingnya peran negara dalam mendukung pendidikan berbasis kompetisi.
Dubes Tommy berharap, prestasi para siswa di SIMOC dapat menjadi katalis semangat bagi generasi muda lainnya. Bahwa kesuksesan di panggung global bukanlah kebetulan, melainkan hasil kerja keras dan ekosistem yang mendukung.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.