RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia dan Sri Lanka sepakat mempererat kerja sama di sektor pertanian. Langkah ini sejalan dengan komitmen kedua negara mendorong ketahanan pangan dan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
Kesepakatan ini disampaikan dalam pertemuan antara Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Sri Lanka Dewi Gustina Tobing dengan Menteri Pertanian (Mentan) Sri Lanka KD Lalkantha di Colombo, pada 22 Juli lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Dubes Dewi memaparkan sejumlah capaian strategis Indonesia di bidang pertanian (agribisnis), termasuk keberhasilan dalam mencapai swasembada beras.
Baca juga : Politeknik Meta Cikarang Jalin Kerja Sama dengan Universitas Al Azhar Indonesia
“Keberhasilan ini didukung oleh langkah-langkah nyata seperti pembukaan lahan baru, penguatan sistem distribusi, serta dukungan teknologi dan inovasi pertanian,” kata Dubes Dewi.
Mantan Konsul Jenderal Republik Indonesia di Perth, Australia itu juga menyampaikan upaya swasembada untuk komoditas strategis lainnya, seperti jagung. Ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan impor.
Menteri Lalkantha juga menyampaikan perkembangan sektor pertanian Sri Lanka serta ketertarikan mempelajari pengalaman Indonesia. Khususnya dalam peningkatan produktivitas dan pengelolaan sumber daya pertanian.
Baca juga : Dubes Rod Brazier Launching Australia Awards Short Course Bareng Menpora
Kedua pihak melihat peluang besar untuk memperluas kolaborasi. Termasuk melalui program pertukaran pengetahuan, pelatihan teknis dan potensi investasi di bidang agribisnis.
Indonesia dan Sri Lanka sejatinya telah memiliki Nota Kesepahaman di bidang pertanian. Dalam pertemuan ini, kedua negara kembali menegaskan komitmen untuk mengimplementasikan kesepakatan tersebut secara konkret.
Salah satu fokus ke depan adalah pemanfaatan mekanisme Joint Agriculture Cooperation Committee (JACC), sebagai wadah bersama untuk merancang program kerja dan memastikan kelanjutan kerja sama yang lebih terstruktur dan berdampak.
Baca juga : Dubes Rachmat Imbau WNI di Thailand Pahami Peraturan Keimigrasian dengan Benar
Pemerintah Sri Lanka menyambut positif inisiatif ini dan menyatakan kesiapan mengaktifkan kembali dialog melalui JACC dalam waktu dekat.
Pertemuan ini menegaskan pentingnya sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional, baik di Indonesia maupun Sri Lanka.
Kedua negara optimistis bahwa penguatan kerja sama di bidang ini tidak hanya akan mendorong ketahanan pangan. Namun juga berkontribusi pada kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.