Dark/Light Mode

Menhan Sjafrie Jajaki Kerja Sama Siber Dan Latihan Tempur Dengan Singapura

Selasa, 22 Juli 2025 16:19 WIB
Wamenhan Donny Ermawan Taufanto bersama Panglima Militer Singapura alias Chief of Defence Singapore Armed Forces, Vice Admiral Aaron Beng di kantor Kemenhan, Jakarta, Selasa (22/7/2025). (Foto: RM.ID/DNU)
Wamenhan Donny Ermawan Taufanto bersama Panglima Militer Singapura alias Chief of Defence Singapore Armed Forces, Vice Admiral Aaron Beng di kantor Kemenhan, Jakarta, Selasa (22/7/2025). (Foto: RM.ID/DNU)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan Panglima Militer Singapura alias Chief of Defence Singapore Armed Forces, Vice Admiral Aaron Beng, di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta Pusat, Selasa (22/7).

Dalam pertemuan itu, kedua pihak sepakat memperkuat kerja sama di bidang pertahanan, termasuk mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura.

Baca juga : Kasus Beras Oplosan Marak, Pengawasan Jangan Musiman

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan, Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang, mengatakan, sejumlah agenda strategis dibahas. Salah satunya adalah peningkatan intensitas latihan militer gabungan antara angkatan darat, laut, dan udara kedua negara.

“Kerja sama ini penting untuk memperkuat kapabilitas militer, sekaligus mempererat hubungan antarnegara,” kata Frega.

Baca juga : FTUI Jalin Kerja Sama Strategis Dengan Mitra Dan Luncurkan Endowment Fund

Tak cuma soal latihan tempur, Frega menyebut kedua pihak juga membahas peluang kerja sama di bidang pertahanan siber. Apalagi, Singapura baru saja membentuk Digital Intelligence Service—unit baru yang fokus pada keamanan dan intelijen siber.

“Dibahas juga kesempatan untuk menjajaki kerja sama siber, lantaran Singapura dalam beberapa tahun terakhir ini membentuk Digital Intelligence Service yang memang fokusnya adalah pada ranah siber,” katanya.

Baca juga : Promosikan LNG, Djakarta Lloyd Jalin Kerja Sama Dengan Blue Energy

Meski begitu, Frega belum mengungkap detail skema kerja sama siber yang dimaksud. Namun ia memastikan, kerja sama pertahanan ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas kawasan.

“Kami berambisi, kolaborasi ini dapat memperkuat kekuatan militer kedua negara dan menjaga situasi kawasan tetap kondusif,” pungkas Frega.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.