RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri China Wang Yi menerima Wakil Perdana Menteri Kamboja Sun Chanthol di Beijing, dalam pertemuan strategis yang digelar Selasa (16/9/2025). Pertemuan ini menandai langkah lanjutan dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara yang selama ini dikenal sebagai “sahabat segala cuaca.”
Wang Yi, yang juga menjabat sebagai anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China, menegaskan kesiapan Beijing memperkuat kerja sama bilateral dan membangun kepercayaan yang lebih dalam dengan Kamboja.
“Di bawah arahan strategis para pemimpin kedua negara, kami dapat mempercepat proyek-proyek kerja sama lintas sektor,” ujar Wang.
Dua proyek unggulan yang menjadi sorotan adalah Industrial Development Corridor dan Fish and Rice Corridor. Dua inisiatif ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi Kamboja dan kawasan sekitarnya.
Baca juga : Warga Sumba Sambut Hangat Pebalap Sepeda 13 Negara
Wang juga menyinggung pentingnya solidaritas dalam menghadapi tekanan global. “China dan Kamboja selalu saling mendukung. Kami menolak praktik intimidasi sepihak dan pemaksaan melalui tarif oleh negara tertentu,” tegasnya.
Sun Chanthol menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan China yang konsisten dan bernilai tinggi. Dia menegaskan komitmen Kamboja untuk terus mendorong kerja sama Belt and Road yang berkualitas tinggi, serta memperkuat hubungan antar masyarakat kedua negara.
Bahas Konflik Perbatasan Kamboja-Thailand
Tak hanya soal kerja sama ekonomi, kedua pihak juga membahas isu sensitif di kawasan: konflik perbatasan antara Kamboja dan Thailand. Wang Yi menyampaikan harapan agar kedua negara tetangga itu dapat mempercepat proses rekonsiliasi.
“China siap membantu, sesuai dengan kehendak kedua belah pihak,” katanya.
Baca juga : Menhan Sjafrie Sambut KRI Brawijaya 320, Perkuat Perisai Maritim Nusantara
Menanggapi hal tersebut, Chanthol menyambut baik peran konstruktif China dan menegaskan kesiapan Kamboja untuk menyelesaikan sengketa melalui dialog dan negosiasi damai.
Sebelumnya, Utusan Khusus Urusan Asia dari Kementerian Luar Negeri China, Deng Xijun, melakukan kunjungan ke Thailand, Senin (15/9/2025). Dalam lawatannya, Deng bertemu dengan Jenderal Sanitchanok Sangkhachan, Sekretaris Tetap Kementerian Pertahanan Thailand, serta Natthapon Nakpanich, Direktur Pusat Operasi Khusus untuk Penanganan Situasi Perbatasan Thailand-Kamboja dan Direktur Markas Besar Angkatan Bersenjata Thailand.
Deng menegaskan bahwa Tiongkok mendukung peran aktif negara-negara ASEAN dalam menyelesaikan isu perbatasan secara kolektif dan siap memberikan bantuan sesuai dengan kehendak kedua pihak. “Kami percaya pada pendekatan ASEAN yang mengedepankan dialog dan konsultasi,” tambahnya.
Pihak Thailand menyambut baik sikap China yang dinilai objektif dan konstruktif dalam meredakan ketegangan. Mereka mengapresiasi kontribusi Negeri Tirai Bambu itu dalam mendorong penyelesaian damai atas konflik yang telah berlangsung lama.
Baca juga : China Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo Subianto
Sebelumnya, Deng juga bertemu dengan Eksiri Pintaruchi, Sekretaris Tetap Kementerian Luar Negeri Thailand, saat menghadiri Pertemuan Pejabat Senior KTT Asia Timur di Malaysia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.