Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono meminta Bupati Pati, Sudewo untuk tidak mengambil kebijakan yang membebani masyarakat.
Imbauan ini disampaikan Sugiono menyusul aksi unjuk rasa warga Pati pada Rabu (13/8/2025).
Baca juga : HNW Salurkan Mobil Tanggap Bencana Untuk Warga
“Saya terus memonitor aksi unjuk rasa di Pati, sampai hari ini, dan berterima kasih kepada semua pihak karena berdasarkan laporan yang saya terima, situasi sore hingga malam ini sudah kembali kondusif,” kata Sekjen Gerindra kepada wartawan.
Alumni SMA Taruna Nusantara Magelang tahun 1994-1997 ini mengaku, telah berkomunikasi langsung dengan Sudewo, yang juga merupakan kader Partai Gerindra terkait kebijakan yang memicu protes warga.
Baca juga : Jangan Sampai Bebani UMKM
Sugiono yang juga sebagai Dewan Pendiri Partai Gerindra ini menegaskan, pentingnya memperhatikan aspirasi masyarakat sebelum mengambil keputusan.
“Saya selalu mengingatkan para kepala daerah dari kader Gerindra agar menjalankan pesan dari Ketum Gerindra sekaligus Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan kepala daerah harus dirasakan dampaknya untuk membantu rakyat kecil,” ujarnya.
Baca juga : Sidang Pembacaan Dakwaan Kasus LPEI, Terdakwa Diingatkan Jangan Hubungi Hakim
Diketahui, massa aliansi masyarakat pati bersatu menggelar aksi besar terhadap Bupati Pati, Jawa Tengah, Sudewo. Aksi ini dipicu keputusan Sudewo menaikkan PBB 250 persen. Kebijakan itu akhirnya dibatalkan, namun rakyat Pati tetap meminta Sadewo untuk mundur dari jabatannya. Rakyat Pati sudah kecewa dengan kebijakan kepala daerah dari Partai Gerindra ini.
Sementara DPRD Pati pun menyetujui untuk menggunakan hak angket membentuk pansus pemakzulan Sudewo dari kursi Bupati Pati. Namun, Sudewo menolak mundur dari jabatannya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya