BREAKING NEWS
 

Batalkan Pernikahan, Tuntut Biaya Pelukan Rp 66 Juta

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 13 Oktober 2025 06:16 WIB
Ilustrasi pasangan pengantin pria dan wanita di China. (Foto via Getty Images)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seorang perempuan di China menarik perhatian publik setelah membatalkan rencana pernikahannya. Tidak hanya itu, dia juga menuntut “biaya pelukan” sebesar 30.000 yuan (sekitar Rp 66 juta) dari mantan tunangannya.

Dilansir South China Morning Post (SCMP), Minggu (12/10/2025), kasus pernikahan ini diungkap seorang mak comblang bermarga Wan. Kisah ini terjadi di kota Pingdingshan, Provinsi Henan, China tengah.

Keduanya dijodohkan Wan, dan bertunangan pada Januari. Seharusnya, pernikahan keduanya akan berlangsung pada November 2025.

Baca juga : Gebrakan Kalapas Baru Pangkalan Bun: Gelar Razia Perdana

“Keluarga pria sudah mempersiapkan pernikahan, termasuk memesan hotel dan mengundang kerabat. Namun, sang wanita tiba-tiba berubah pikiran. Alasannya, karena calon suami terlalu jujur dan memiliki penghasilan rendah,” terang Wan.

Adsense

Sebelumnya, perempuan itu telah menerima uang seserahan sebesar 200.000 yuan (sekitar Rp 442 juta) dari pihak pria. Setelah membatalkan pertunangan, dia bersedia mengembalikan uang tersebut.

Namun, wanita itu mau memotong apa yang dia sebut “biaya pelukan” dan pengeluaran pribadi selama mereka menjalin hubungan. Permintaan wanita tersebut memicu kecaman dari publik dan mak comblangnya sendiri.

Baca juga : Bayar Tilang Elektronik Kini Bisa Dilakukan di Lokasi Pelanggaran

Wan menyebut, keluarga wanita itu yang paling rewel selama dia menjadi mak comblang. Dia juga mengatakan, biaya pelukan yang dimaksud hanyalah bagian dari sesi foto pranikah dan bukan sesuatu yang layak diberi kompensasi.

“Saya telah menjodohkan 1.000 pasangan dalam 10 tahun terakhir,” kata Wan.

Setelah melalui negosiasi antara kedua keluarga, disepakati bahwa wanita tersebut akan mengembalikan 170.500 yuan (sekitar Rp 377 juta) kepada pihak pria. Kasus seperti ini bukan hal baru di China dan sering muncul di pemberitaan. Sebab, banyak pria yang gagal mendapatkan kembali uang seserahan setelah pertunangan dibatalkan. 

Baca juga : Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Merosot Ke Rp 16.615

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense