BREAKING NEWS
 

Lagu Dan Tarian Tradisional Palembang Ramaikan Festival Indonesia Di Melbourne

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 21 Oktober 2025 13:30 WIB
Lagu-lagu khas Palembang yang ikut meramaikan Festival Indonesia 2025 (FI 2025) di Melbourne, Minggu (19/10/2025). (Foto: Dok. KJRI Melbourne)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ratusan warga lokal dan diaspora Indonesia di Melbourne ramai-ramai melakukan flash mob yang diiringi lagu tradisional khas Palembang ‘Cuk Mak Ilang’ dalam kemeriahan Outdoor Festival Indonesia 2025 (FI 2025) yang diselenggarakan di Melbourne, Minggu (19/10/2025) lalu. 

Aksi flash mob ini menjadi salah satu sorotan utama di tengah festival yang berlangsung di Argyle Square, Carlton, salah satu ruang publik paling ikonik di jantung kota Melbourne.

Iringan musik daerah yang riang, ditambah gerakan kompak para peserta, telah menyedot perhatian pengunjung yang memenuhi area festival.

 

 

Hadir lebih dari 3.500 orang turut meramaikan dalam festival tahunan ini, yang dipenuhi ragam pertunjukan seni budaya, kuliner khas Nusantara, hingga keramaian stan UMKM dan komunitas.

Tampak suasana khas Indonesia terasa begitu hidup, penuh warna dan semangat kebersamaan yang menyatukan berbagai kalangan, baik dari komunitas diaspora Indonesia maupun warga Australia dan internasional lainnya.

Sekedar informasi, FI 2025 ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan komunitas diaspora Indonesia di Melbourne di bawah bendera Festival Indonesia Inc. bekerja sama dengan Konsulat Jenderal RI di Melbourne.

Kegiatan ini ditujukan untuk mempromosikan kekayaan budaya Indonesia serta potensi perdagangan, pariwisata, dan investasi Indonesia kepada masyarakat Australia, khususnya di Victoria.

Baca juga : Ribuan Warga Padati Velodrome, Doakan Prabowo Bawa Indonesia Makmur

 

 

Kegiatan Outdoor Festival dibuka Presiden FI Inc, dr. Cely Goeltom, Konsul Jenderal RI Melbourne Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo, Advisor FI 2025 Duta Besar Tantowi Yahya, dan anggota Parlemen Victoria, The Honourable Tom McIntosh MP.

Turut hadir pula Minister for Community and Multicultural Affairs negara bagian Tasmania, The Honourable Madeleine Olgivie MP. Kehadiran para pejabat tinggi Victoria dan Tasmania menunjukkan dukungan kuat Pemerintah dan Parlemen setempat terhadap acara promosi Indonesia.

Tahun ini, FI 2025 terdiri dari empat kegiatan utama, yaitu FI Goes to School, Indonesian Night, Outdoor Festival dan Business Forum.

Dengan mengusung tema ‘Glorious Sriwijaya’, FI 2025 menghidupkan kembali sejarah kejayaan Sriwijaya, kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara, dengan menjadikan daerah Sumatera bagian Selatan dengan tujuan promosi," ujar Konsul Jenderal RI Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/10/2025)

Yohannes menambahkan, tahun ini tim FI 2025 mengangkat wilayah Sumatera Bagian Selatan yang meliputi Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Lampung dan Sumatera Selatan, sebagai objek promosi tujuan wisata bagi turis asing, khususnya dari Australia.

Adsense

"Festival Indonesia 2025 juga menjadi kesempatan dalam memperkenalkan potensi ekonomi dan investasi serta produk-produk UMKM Indonesia, termasuk dari daerah Sumatera Bagian Selatan, kepada pelaku usaha di Australia”, ujar Yohannes.

&

Baca juga : Dana Masyarakat Rp 376,8 M Diselamatkan Lewat Indonesia Anti Scam Center OJK

 

Sementara itu, Project Manager FI Inc., Resika mengatakan, bahwa berdasarkan data statistik Australia, dalam 3 (tiga) tahun terakhir, Indonesia terus bertahan menduduki posisi teratas sebagai destinasi favorit liburan bagi warga Australia.

Angka kunjungan turis Australia ke Indonesia terus mengalami kenaikan dimana pada tahun 2024 hingga pertengahan 2025 mencapai lebih dari 1.7 juta perjalanan.

Resika menambahkan, hal tersebut menjadi peluang yang sangat baik bagi kita untuk memperkenalkan lebih luas lagi keindahan dan potensi berbagai wilayah di Indonesia.

Ia menambahkan, FI tahun lalu mengangkat tema Indonesia Timur, kali in kita bergeser ke wilayah Indonesia bagian Barat dengan memberi sorotan khusus pada wilayah Sumatera bagian Selatan yang juga memiliki keindahan alam, kekayaan budaya serta potensi luar biasa.

"Diharapkan kunjungan turis mancanegara tersebut dapat membawa dampak positif pada perekonomian lokal," ujar Resika.

Setiap tahun, Festival Indonesia merupakan salah satu event yang dinantikan tidak hanya oleh diaspora Indonesia di Melbourne tetapi juga warga lokal penikmat makanan dan minuman tradisional khas nusantara, mengingat banyaknya para vendor yang berpartisipasi menjual pelbagai kuliner dan jajanan Indonesia.

Dari pagi sampai sore terpantau antrean panjang pada setiap tenda makanan dan minuman yang tersebar di seluruh sudut Argyle Square.

Di luar itu, juga terdapat banyak stan UMKM dan pelaku usaha yang menawarkan produk-produk khas Indonesia, termasuk dari Komunitas Kopi Sriwijaya, She Great Atelier, Klambikoe dan Pandawi Wastra Collection.

Baca juga : Mappan Yakin Visi Presiden Soal Swasembada Pangan Segera Terwujud

Para pengunjung juga dimanjakan oleh berbagai macam hiburan di panggung utama seperti pertunjukan musik angklung, tari-tarian daerah, seni bela diri pencak silat, dan lain-lain.

"Tim Holmes, salah satu pengunjung tampak antusias menonton flash mob sambil menikmati nasi goreng, “mendengar musik ini dan berada di sini, rasanya seperti benar- benar berada di Indonesia”, ujarnya.

Kegiatan outdoor merupakan salah satu acara puncak dari keseluruhan rangkaian FI 2025. Sebelumnya tim FI 2025 telah melakukan giat promosi melalui FI Goes to School dengan mengunjungi sekolah-sekolah di kota Melbourne dan Ballarat.

Kegiatan ini telah berlangsung sejak bulan Juni hingga September 2025. Selain itu, pada Jum’at malam  (17/10/2025) lalu telah terselenggara pula acara ‘Indonesian Night’ di Melbourne City Conference Centre (MCCC) yaitu malam budaya Indonesia yang menampilkan pertunjukan seni tari teatrikal Sumatera Selatan oleh tim kesenian Indonesia Saka Gallery serta penampilan musik dan tarian khas Sumatera Selatan yang dibawakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan.

Acara yang disaksikan sekitar 350 pengunjung tersebut juga dimeriahkan oleh suguhan lagu oleh paduan suara Mudika asal Melbourne serta peragaan busana yang menampilkan karya brand fesyen dari Indonesia Klambikoe by Anna.

Keseluruhan kegiatan Festival Indonesia ditutup pada Senin (20/10/2925) melalui penyelenggaraan Forum Bisnis dan Business-to-Business (B2B) dalam rangka langkah nyata promosi potensi ekonomi, perdagangan, pariwisata dan investasi Indonesia kepada para calon investor dan pelaku usaha di Australia.

Forum telah dibuka secara resmi Presiden Festival Indonesia Inc. dr. Celyanda Goeltom, Menteri Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan negara bagian Victoria The Honourable Danny Pearson MP, dan Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu, Siswo Pramono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense