Sebelumnya
Diketahui, sebelum menstabilkan situasi di Asia, Trump terlebih dulu unjuk gigi di Timur Tengah. Ia menjadi mediator utama dalam perjanjian damai antara Israel dan Palestina.
Perjanjian itu ditandatangani di Sharm El-Sheikh, Mesir, Senin (13/10/2025) dalam forum Peace Summit 2025. Trump memimpin langsung jalannya penandatanganan 20-Point Peace Agreement yang mencakup penarikan pasukan Israel dari sebagian Gaza dan pembebasan sandera hidup oleh Hamas sebagai bagian dari pertukaran tahanan.
Langkah diplomatik beruntun ini membuat nama Trump kembali disorot dunia. Dari Timur Tengah ke Asia, ia memosisikan dirinya sebagai “penyelesai konflik global” — peran yang sempat ia banggakan di masa kepresidenan pertamanya.
Baca juga : Rayakan HUT Ke-61, Golkar Merakyat
Tak berhenti di situ, Trump juga berencana menjembatani perdamaian Rusia–Ukraina. Pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan berlangsung di Budapest, Hungaria, pada akhir Oktober atau awal November.
“Saya pikir kita akan menyelesaikan yang satu ini (konflik Rusia-Ukraina), semoga segera,” ujar Trump kepada Reuters, Kamis (16/10/2025). Pemerintah Rusia sudah mengonfirmasi rencana pertemuan tersebut, meski tanggal pastinya belum diumumkan.
20 poin. Penandatanganan kesepakatan berlangsung pada KTT Perdamaian di Sharm El‑Sheikh, Mesir, Senin (13/10/2025). Di mana dalam forum ini, Trump memimpin sejumlah kepala negara yang menyaksikan penandatanganan kesepakatan damai Israel-Palestina.
Baca juga : KDM: TKD Boleh Dikurangi Kalau Kinerja Kami Buruk
20 kesepakatan damai tersebut antara lain mencakup komitmen Israel melakukan penarikan pasukan dari sebagian wilayah Gaza. Kelompok Hamas mau melepas semua sandera hidup kepada Israel sebagai bagian dari pertukaran tahanan.
Selain itu, Trump juga berencana menjembatani perdamaian Rusia dan Ukraina. Trump diagendakan bertemu Presiden Rusia, Vladimir Putin pada akhir Oktober atau awal November 2025. Mereka berencana bersua di Budapest, Hungaria.
“Saya pikir kita akan menyelesaikan yang satu ini (konflik Rusia-Ukrain), semoga segera,” ucap Trump seperti diberikan Reuters pada Kamis (16/10/2025).
Baca juga : Indonesia Di Tengah Badai Dunia
Pemerintah Rusia juga telah mengonfirmasi rencana pertemuan Putin dan Trump. Akan tetapi, belum ada tanggal pasti yang diumumkan oleh kedua pihak. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.