RM.id Rakyat Merdeka - Kerja sama pendidikan Indonesia–Inggris makin erat dengan kunjungan Perwakilan Senior Pendidikan Internasional Inggris, Steve Smith, pada 17–18 November 2025. Lewat agenda Joint Working Group dengan Kemdiktisaintek, kedua negara memperkuat kolaborasi riset, mobilitas mahasiswa, dan pengembangan kapasitas menuju Indonesia Emas 2045.
Kedatangan Smith untuk menghadiri Joint Working Group (JWG) dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Menurut Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey, kedatangan Smith merupakan bukti Inggris semakin serius untuk meningkatkan kerja sama pendidikan dengan Indonesia.
"Agenda Joint Working Group yang dipimpin pemerintah Indonesia tahun ini merupakan forum yang sangat penting bagi kedua negara untuk saling bertukar ide, berbagi pengalaman dan menentukan sektor-sektor dimana Inggris bisa menawarkan dukungan dan keahliannya demi mencapai tujuan jangka panjang Indonesia Emas 2045," kata Jermey dalam keterangannya.
Baca juga : Jelang Nataru, AirNav Siap Amankan Ruang Udara
Kerja sama kedua negara tercermin lewat International Science Partnerships Fund Indonesia–UK Research Collaboration. Program ini diimplementasikan bersama antara British Council dan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan di bawah Kemdiktisaintek.
Kolaborasi antara London dan Jakarta telah menghasilkan sejumlah inisiatif kolaboratif. Mulai dari program riset gabungan dan mobilitas mahasiswa, hingga pengembangan kapasitas bagi dosen dan tenaga pengajar.
Sebagai bagian dari program JWG, Stave Smith juga akan mengunjungi Deakin University Lancaster University Indonesia (DLI) di Bandung. Dia telah mendengar langsung kisah sukses mereka dalam kolaborasi pendidikan transnasional. Termasuk, bagaimana DLI berhasil membawa pendidikan kelas dunia dari Inggris lebih dekat kepada para siswa di Tanah Air.
Baca juga : Abdul Muti Dan Arah Baru Transformasi Pendidikan Indonesia
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Stella Christie mengapresiasi kehadiran Smith di Jakarta. Baginya, kerja sama JWG Indonesia-Inggris ini adalah langkah penting dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif dan berorientasi global.
"Melalui kegiatan ini kami memastikan perguruan tinggi terlibat aktif dalam transfer pengetahuan, riset unggul dan inovasi berdampak yang dapat menjawab tantangan di masa depan serta membuka akses bagi talenta muda Indonesia untuk tampil di panggung global," katanya.
Direktur British Council untuk Indonesia Summer Xia menambahkan, pihaknya sangat bangga dapat turut serta mendukung kolaborasi Indonesia-Inggris yang lebih dalam lagi di sektor pendidikan, bahasa Inggris, sains dan riset.
Baca juga : Tamsil Linrung: Capaian MBG Harus Dorong Kemandirian Pangan Daerah
Dia juga mencatat sejumlah program seperti Going Global Partnerships dan International Science Partnerships Fund yang mendukung upaya tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.