BREAKING NEWS
 

Dubes Peter Haymond: Alumni IVLP American Experts Hubungan AS-Indonesia

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 11 Desember 2025 08:21 WIB
Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS Duta Besar Peter Haymond (tengah, belakang) bersama para alumni IVLP Indonesia di Jakarta, Rabu (10/12/2025). (Foto Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta merayakan 85 tahun berdirinya International Visitor Leadership Program (IVLP), Rabu (10/12/2025). Dalam suasana yang hangat dan akrab itu, Kuasa Usaha ad Interim Kedutaan Besar AS, Duta Besar Peter M. Haymond, menyampaikan pesan bahwa para alumni IVLP dipandang sebagai “American experts” bagi hubungan kedua negara.

Pesan itu merupakan bentuk pengakuan terhadap peran strategis alumni sebagai jembatan pemahaman antara kedua negara. Menurut Haymond, alumni IVLP berada pada posisi unik.

Memiliki pemahaman mendalam tentang budaya dan dinamika Indonesia, sekaligus punya wawasan dan perspektif yang mereka dapatkan selama berada di AS. 

Alumni IVLP dalam Perayaan 85 Tahun IVLP.

Dubes Haymond menjelaskan bahwa setiap alumni IVLP membawa pengalaman personal, jaringan profesional, dan pemahaman lintas budaya yang dapat memperkaya berbagai sektor di Indonesia. Baik dalam bidang sosial, pendidikan, pemerintahan, kewirausahaan, media, maupun organisasi masyarakat. Aumni dinilai mampu mengartikulasikan nilai-nilai yang memperkuat kerja sama kedua negara.

Baca juga : Dubes Rachmat Budiman Meriahkan Pagelaran Budaya 75 Tahun Hubungan Bilateral

"Anda bukan hanya alumni sebuah program. Kalian adalah American experts dalam hubungan Indonesia dan Amerika Serikat. Itu menjadikan kalian mitra strategis kami di masa depan," terang Haymond.

Pernyataan ini menggambarkan kepercayaan yang besar terhadap alumni IVLP. Pengalaman alumni selama mengikuti program di AS tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi, tetapi menjadi modal untuk memperkuat jejaring, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan gagasan baru dalam berbagai bidang kerja.

KUAI Kedubes AS Jakarta, Dubes Peter Haymond foto bersama alumni IVLP.
Adsense

Dalam konteks 85 tahun IVLP dan 80 tahun Kemerdekaan Indonesia, tampak perjalanan panjang hubungan kedua negara, dan alumni IVLP ada sebagai saksi, peserta, sekaligus kontributor hubungan bilateral yang terus berkembang.

Dubes Haymond juga menekankan bahwa alumni diharapkan terus berperan aktif setelah kembali ke Indonesia. Peran tersebut dapat diwujudkan dalam beragam bentuk: berbagi wawasan kepada komunitas lokal, menciptakan ruang dialog lintas budaya, membangun kerja sama baru, atau memberikan perspektif yang seimbang dalam isu-isu internasional.

Baca juga : Gubernur Pramono Tawarkan Kemenpora Kerjasama Dukung Kemajuan Industri Olahraga

Hampir 100 alumni IVLP Indonesia memadati ruang tamu, ruang tengah, ruang makan, hingga foyer lokasi acara. Alumni yang datang dari berbagai latar belakang ini saling bertukar kabar dan informasi seputar lingkup kerja. Suasana sangat hangat dengan tawa gelak dari sana sini.

Haymond ikut merasakan antusiasme para alumni yang menceritakan kembali pengalaman mereka selama mengikuti program IVLP serta dampaknya dalam peningkatan hubungan Jakarta-Washington.

Berdasarkan data dari laman web Pemerintah AS yang mengurusi program pertukaran individu, exchanges.state.gov, ada lebih dari 230 ribu alumni IVLP dari berbagai negara. Dengan lebih dari 4.000 peserta tiap tahunnya.

Dari semua peserta yang sudah ikut dalam kegiatan tersebut, 500 diantaranya kini sudah menjadi pemimpin negara, 12 orang menjadi penerima Nobel, lebih dari 1.600 menjadi menteri, dan lebih dari 1.000 lainnya sebagai pejabat Pemerintahan.

Peluncuran Alumni United

Baca juga : Islam Di Rusia Dan Kerja Sama Dengan Indonesia

Perayaan 85 tahun IVLP di Indonesia ini makin menarik dengan diluncurkannya inisiatif bernama Alumni United. Inisiatif yang dibentuk Kedubes AS di Indonesia ini dibuat untuk menampung ratusan alumni Indonesia yang ikut dalam seluruh program pertukaran, beasiswa dan program pelatihan. Alumni United merupakan grup di jejaring Linkind.

"Di sini semua bisa saling terhubung dan kita mudah berkomunikasi. Mari bergabung agar kami juga mudah menemukan anda," canda diplomat yang pernah bertugas di China dan Indonesia itu. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense