Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tulisan Wakil Dubes Rusia Veronika Novoseltseva
Islam Di Rusia Dan Kerja Sama Dengan Indonesia
Sabtu, 6 Desember 2025 07:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jumlah penganut Islam di Federasi Rusia melebihi 20 juta orang. Agama Islam adalah agama kedua terbesar di Rusia.
Berdasarkan data Badan Federal untuk Urusan Etnis, di Rusia terdaftar 6.900 ormas Islam, kebanyakan tergabung dalam 100 lembaga persatuan Islam. Sebagai contoh, di negara bagian Privolzhie ada 3.800 organisasi Islam dan Caucuses Utara lebih dari 1.300 organisasi.
Pada tahun 2014 jumlah masyarakat Islam di Rusia bertambah dengan bergabungnya para penganut agama Islam Crimea, yang pada umumnya adalah etnis Tatar Crimea. Sebagai warga negara Federasi Rusia, semua hak mereka dijamin. Termasuk hak melestarikan dan mengembangkan budaya, agama dan bahasa.
Ada lima struktur terbesar: Badan Spiritual Pusat Umat Islam Rusia (kota Ufa, Kepala-Mufti T.Tadjuddin), Administrasi Spiritual Umat Islam Federasi Rusia (kota Moscow, Kepala-Mufti R.I.Gainutdin), Majelis Spiritual Umat Islam Rusia (kota Moscow, Kepala-Mufti A.Krganov), Administrasi Spiritual Umat Islam Republik Tatarstan (kota Kazan, Mufti K.Samigullin) dan Pusat Koordinasi Umat Islam Caucuses Utara (kota Moscow, kota Cherkessk, Kepala-Mufti S.H.Mezhiev.
Pada Mei 2022 didirikan Administrasi-Administarsi Spiritual Islam Republik Rakyat Lugansk (dikepalai Mufti E.Gambarov) dan Republik Rakyat Donetsk (dikepalai Mufti R.Bragin).
Baca juga : Dubes Muhsin Syihab Jajaki Kerja Sama Dengan British Columbia
Para ulama Rusia adalah peserta aktif dialog antara pihak negara dan pihak agama. Mereka bekerja sama secara erat dengan badan-badan eksekutif Federal dan regional.
Mufti R.Gainutdin dan Mufti T. Tadjuddin bersama dengan perwakilan dari konfesi-konfesi yang lain adalah anggota Dewan Interaksi dengan Persatuan Persatuan agama di bawah naungan Presiden Federasi Rusia.
Mufti A.Krganov adalah anggota Dewan Masyarakat Rusia. Mereka mengambil bagian dalam sidang-sidang Komite untuk Urusan Persatuan-Persatuan agama di bawah naungan Pemerintah Federasi Rusia.
Para ulama ikut serta dalam persiapan dan pelaksanaan acara-acara yang ditujukan pada harmonisasi dialog antaragama dan antarbudaya, diperkokohnya nilai-nilai spiritual dan moral serta tradisi-tradisi kekeluargaan.
Di Rusia ada lebih dari 8 ribu masjid dan tempat ibadah. Pada 2015 telah dirampungkan rekonstruksi Masjid Raya Moscow, terbesar di Eropa. Pada tahun 2025 dibangun Masjid Abdulhamid Afandi dari Inho di kota Mahachkala, Masjid Rahimiye di kota Ufa (2017), serta Masjid Kebanggaan Muslim di kota Shali (2019). Sedang dibangun Masjid Raya Crimea di kota Simferopol.
Baca juga : Lima Anak Meninggal Di Riau Karena Influenza
Dengan dukungan Komite untuk Urusan Persatuan Agama didirikan Dewan Haji yang secara efektif bekerja sama dengan organisasi-organisasi Islam terkait urusan haji. Setiap tahun lebih dari 25 ribu penganut agama Islam dari Rusia datang beribadah ke tempat-tempat Suci di Arab Saudi.
Di Rusia ada 90 perguruan Islam, termasuk universitas-universitas. Antara lain, Institut Islam Rusia di kota Kazan, Institut Islam Moscow di kota Moscow, serta perguruan-perguruan tinggi Islam di kota Ufa, Malgobek, Grozny, Nalchik, Mahachkala dan kota-kota yang lain.
Pada Desember 2026 didirikan Dana Budaya, Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Islam yang didukung Departemen Kantor Presiden Rusia untuk Urusan Internal.
Tugas dan tujuan dari Dana tersebut adalah mempromosikan nilai-nilai Islam di Rusia, toleransi sipil dan toleransi agama, melawan Islamofobia menentang upaya-upaya memecah-belah masyarakat Rusia atas dasar etnis atau agama. Para Muslim Rusia menilai, tinggi kerja sama dan interaksi baik dengan umat
Islam Di Indonesia
Sejarah juga tidak dilupakan. Antara lain sumbangsih Presiden Soekarno dalam melestarikan Masjid Raya di kota Leningrad (sekarang Saint Petersburg), yang dibangun pada 1913. Pada 1956, saat kunjungan ke Uni Soviet, Presiden Soekarno meminta kepada pimpinan USSR (Union of Soviet Socialist Republics) agar Mesjid tersebut direnovasi dan dibuka untuk umum.
Baca juga : Ribuan Warga Padati Velodrome, Doakan Prabowo Bawa Indonesia Makmur
Pertalian antara para ulama dan ormas Islam Rusia dan Indonesia terjalin erat. Mereka bekerja sama di berbagai bidang, pendidikan, dakwah, kebudayaan, produksi halal, pertukaran mahasiswa, riset bersama dan sebagainya, sesuai dengan semangat kemitraan strategis Rusia-Indonesia berdasarkan prinsip-prinsip toleransi beragama, Islam moderat, saling menguntungkan dan niat baik.
UIN Jakarta, UIN Yogyakarta, UIN Malang menjalin kerja sama dengan institusi pendididkan Islam di Rusia, seperti Universitas Islam Rusia. Indonesia adalah peserta aktif yang sangat dihormati di Strategic Vision Group “Rusia – Dunia Islam”.
Para ulama Rusia dan Indonesia selalu berinteraksi dalam rangka Organisasi kerja sama Islam (OKU) serta Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Islam (ICESCO).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya