RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan merayakan ulang tahun ke-80. Di usia yang sudah sepuh ini, Trump mengaku kondisinya masih prima. Hasil pemeriksaan medis terbaru pun disebut tak menemukan masalah berarti.
Menjelang ulang tahunnya, Trump sempat menjalani pemeriksaan medis di Rumah Sakit Militer Walter Reed, Washington.
Trump menyebut pemeriksaan medis tahunannya berjalan lancar, di tengah kondisi kesehatannya yang terus dipantau ketat oleh tim dokter.
Dilansir AFP, Rabu (27/5/2026), ini merupakan pemeriksaan medis ketiga sejak Trump kembali menjabat sebagai presiden, tahun lalu. Kesehatan Trump memang menjadi sorotan publik AS karena dinilai kurang transparan.
Spekulasi mengenai kondisi kesehatannya pun bermunculan. Mulai dari memar di tangan hingga penampilannya yang beberapa kali terlihat mengantuk dalam sejumlah acara publik.
Baca juga : Titi Anggraini: Parpol Harus Serius Rekrut Kader Perempuan
"Semuanya (pemeriksaan kesehatan) berjalan sempurna," tulis Trump melalui media sosial Truth Social, Rabu (27/5/2026).
Tak lama setelah unggahan itu, Gedung Putih memposting foto Trump di sejumlah platform media sosial dengan keterangan: "laporan kesehatan sempurna." Dokter kepresidenan disebut akan merilis ringkasan hasil pemeriksaan dalam beberapa hari mendatang.
Trump akan genap berusia 80 tahun pada 14 Juni 2026. Berdasarkan data pemeriksaan medis tahunan pada April 2025, tinggi Trump tercatat 191 cm dengan berat badan 101,6 kilogram, turun dibanding 2019 yang mencapai 243 pon atau sekitar 110 kilogram. Trump membantah menggunakan obat penurun berat badan.
Trump juga berkali-kali mengklaim memperoleh nilai tinggi dalam tes kognitif yang menurutnya belum pernah diikuti para pendahulunya sebagai presiden. Namun, pada musim panas tahun lalu, Gedung Putih mengungkap Trump mengalami pembengkakan di kaki dan didiagnosis menderita insufisiensi vena kronis.
Kondisi itu terjadi akibat gangguan katup vena yang menyebabkan darah menumpuk sehingga memicu pembengkakan, kram, hingga perubahan kulit. Tangan kanan Trump juga beberapa kali terlihat memar dan kerap ditutupi riasan. Ia juga sempat tampak mengalami ruam di leher saat tampil di Ruang Oval. Gedung Putih mengaitkan kondisi tangan Trump dengan konsumsi aspirin.
Baca juga : Anis Byarwati: Jangan Korbankan Hak Pilih Rakyat
Sementara itu, usai pemeriksaan kesehatan Oktober 2025, Trump mengklaim hasil MRI menunjukkan kondisi kardiovaskularnya sangat baik. Saat itu, dokter kepresidenan Kapten Angkatan Laut AS Sean Barbabella menulis dalam surat resmi bahwa usia jantung Trump diperkirakan 14 tahun lebih muda dibanding usia biologisnya.
Perayaan ulang tahun ke-80 Trump juga berbarengan dengan pertandingan tinju Ultimate Fighting Championship (UFC) yang akan digelar di halaman Gedung Putih. "Saya merasa sama seperti 50 tahun yang lalu," kata Trump dalam acara di Ruang Oval awal Mei.
Untuk merayakan momen tersebut, Trump disebut menyiapkan arena pertarungan besar di halaman selatan Gedung Putih.
"Kita akan mengadakan pertarungan besar. Ini tak akan pernah terjadi lagi, dan belum pernah terjadi sebelumnya," ujarnya.
Presiden dari Partai Republik itu mengatakan arena tersebut mampu menampung sekitar 4.500 penonton. Sementara hingga 100 ribu orang disebut dapat menyaksikan melalui layar besar di luar kompleks Gedung Putih.
Baca juga : Komisi VI DPR Ingin KUR Jangkau Semua UMKM
Acara bertajuk UFC Freedom 250 digelar bertepatan dengan perayaan 250 tahun AS dan Hari Bendera (Flag Day).
Petarung Ilia Topuria dan Justin Gaethje dijadwalkan menjadi bintang utama dalam enam laga perebutan gelar juara kelas ringan. Namun, acara megah ini menuai kritik publik AS. Terlebih, digelar saat Negeri Paman Sam tengah menghadapi ketegangan konflik dengan Iran yang disebut berdampak pada kenaikan harga minyak dan biaya hidup. [FAQ/BYU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.