BREAKING NEWS
 

Xi Jinping Temui Kim Jong Un 8-9 Juni, Kunjungan Luar Negeri Pertama Tahun 2026

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Jumat, 5 Juni 2026 20:25 WIB
Presiden China Xi Jinping (kiri) dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. (Foto: Reuters)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden China Xi Jinping akan melakukan kunjungan ke Korea Utara selama dua hari, pada 8-9 Juni 2026. Ini akan menjadi kunjungan pertama Xi ke Korea Utara dalam hampir tujuh tahun, saat Beijing berupaya menegaskan kembali hubungan dengan Pyongyang, satu-satunya sekutu yang terikat perjanjian formal dengan China.

Xi akan bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, dan bertukar pandangan mengenai hubungan bilateral serta berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama.

“Kedua pihak akan memanfaatkan kunjungan ini sebagai kesempatan untuk mendorong perkembangan hubungan China-Korea Utara yang lebih besar, sesuai perkembangan zaman,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning dalam konferensi pers, Jumat (5/6/2026).

Beijing telah berupaya menarik kembali Pyongyang ke dalam pengaruhnya setelah pandemi Covid-19 membekukan berbagai pertukaran antara kedua negara. Sementara Kim memperdalam hubungan dengan Moskow dengan mengirim pasukan dan persenjataan untuk mendukung invasi Rusia ke Ukraina.

Kedua negara menandatangani perjanjian kerja sama dan bantuan timbal balik 65 tahun lalu, yang secara hukum mewajibkan masing-masing pihak memberikan dukungan militer, apabila pihak lainnya diserang.

Baca juga : Saan Mustopa Soal Kunjungan Luar Negeri Presiden: Tidak Bisa Dibandingkan

“China menyampaikan pesan implisit bahwa mereka tetap menjadi aktor utama dalam urusan Korea Utara,” kata Peneliti Senior Asia Society, John Delury seperti dikutip Reuters, Jumat (5/6/2026).

“Salah satu audiens dari pesan itu adalah Rusia," imbuhnya.

Pengumuman kunjungan kenegaraan yang disampaikan Departemen Internasional Partai Komunis China itu muncul, setelah Xi menggelar pertemuan puncak di Beijing bulan lalu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

September 2025, Kim hadir sebagai tamu dalam parade militer besar di Beijing. Kim bertolak dari Korea Utara menuju China, dengan menggunakan kereta lapis baja hijau khasnya. Layanan kereta penumpang antara kedua ibu kota kembali beroperasi pada Maret 2026, setelah terhenti enam tahun akibat pandemi.

Adsense

Air China juga kembali membuka penerbangan antara Beijing dan Pyongyang. Namun, pemesanan masih terbatas bagi sebagian pelaku bisnis dan mahasiswa pertukaran. Wisatawan China masih belum diizinkan berkunjung ke Korea Utara.

Kunjungan Luar Negeri Pertama Xi

Baca juga : Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan

Kunjungan Xi ke Pyongyang akan menjadi perjalanan luar negeri pertamanya pada tahun ini. Xi yang kini berusia 72 tahun, memang semakin jarang melakukan perjalanan internasional. Terakhir, Xi mengunjungi Korea Selatan pada Oktober 2025. Dalam kesempatan itu, Xi juga bertemu Trump. 

Trump pernah bertemu Kim sebanyak tiga kali pada masa jabatan pertamanya. Dia mengaku terbuka untuk bertemu kembali dengan pemimpin Korea Utara tersebut.

“Pada tingkat simbolis, penting bagi Xi untuk terus memantau apa yang terjadi di Pyongyang,” kata Delury.

Menurutnya, jika Xi mengunjungi kedua Korea dalam kurun waktu setahun, itu akan menjadi “kemenangan besar” bagi Semenanjung Korea. “Ada semacam keseimbangan yang ingin terus dijaga oleh China terkait kedua Korea,” jelasnya.

Pejabat Kantor Kepresidenan Korea Selatan, Blue House memandang kunjungan tersebut semata-mata sebagai pertukaran bilateral tingkat tinggi yang tidak terkait Moskow.

Baca juga : Airlangga Pimpin Pertemuan RI-Rusia, Bahas Perdagangan, Energi Dan Pertanian

“Kami tidak menafsirkan ini sebagai langkah terkoordinasi dari tiga negara. Kami juga belum melihat kaitannya dengan pertemuan puncak AS-China,” ujar pejabat tersebut.

"Seoul berharap, Beijing akan terus memainkan peran konstruktif dalam berbagai isu di Semenanjung Korea," lanjutnya.

Sejak menjadi pemimpin tertinggi China pada 2012, Xi baru satu kali mengunjungi Korea Utara dan dua kali mengunjungi Korea Selatan. Sebelumnya, Xi juga pernah berkunjung ke Pyongyang pada 2008 saat masih menjabat wakil presiden, dan bertemu Kim Jong Il, ayah dari Kim Jong Un.

Mengutip KCNA, pekan ini, Kim menyerukan perluasan secara eksponensial arsenal nuklir Korea Utara, saat mengunjungi pabrik baru bahan baku nuklir. Para pakar mengaitkan kunjungan Kim ke fasilitas tersebut dengan pertemuan yang akan datang bersama Xi.

Menjelang kunjungannya ke Beijing pada September 2025, Kim juga sempat meninjau rencana pengembangan rudal balistik antarbenua baru, Hwasong-20.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense