Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lengkap, Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri Sugiono Tahun 2026
Rabu, 14 Januari 2026 20:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyoroti rapuhnya tatanan dunia saat ini, yang antara lain ditandai oleh penyalahgunaan hukum internasional melalui pendekatan yang bersifat a la carte. Di tengah situasi ini, Sugiono menekankan pentingnya ketahanan bagi Indonesia agar mampu menentukan arahnya sendiri.
"Kita harus melihat dunia apa adanya: keras, kompetitif dan semakin tidak terprediksi. Oleh karena itu, diplomasi kita harus dibangun atas kesiapsiagaan, kewaspadaan dan realisme. Kita harus mampu memiliki kemampuan menahan tekanan, mengelola risiko, beradaptasi, untuk bangkit lebih kuat," tegas Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) bertema Diplomasi Ketahanan di Tengah Dunia Yang Bergejolak di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Berikut pidato lengkap Menlu Sugiono dalam PPTM 2026:
Assalamualaikum Wr. Wb.
Baca juga : Pengamat: Pemerintah Serius Tangani Bencana Sumatera hingga Pencegahan
Salam sejahtera bagi kita sekalian,
Shalom, Salve, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Rahayu
- Yang saya hormati Pak Doktor Alwi Shihab, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia tahun 1999-2001
- Yang saya hormati Duta Besar Retno Marsudi, satu-satunya Ibu Menteri Luar Negeri, Menteri Luar Negeri periode 2014-2024
- Para mantan Wakil Menteri Luar Negeri: di dalam list saya ada Duta Besar Dino Patti Djalal, Duta Besar AM Fachir, Bapak Pahala Mansury. Masing-masing Wakil Menteri Luar Negeri tahun 2014, 2014-2019 dan 2023-2024.
A warm welcome home to all of you.
Saya berusaha menjaga supaya Kementerian Luar Negeri, rumah kita bersama ini tetap hangat, tetap kreatif, tetap berfungsi sebaik-baiknya untuk kepentingan bangsa dan negara yang kita cintai.
- Excellencies, Ambassador, Chief of Missions of our friends,
- Pimpinan Redaksi dan rekan-rekan media, selamat kepada tadi yang memperoleh Adam Malik Awards dan nominasi-nominasi yang lain, semuanya menurut saya media-media yang baik, namun tentu saja harus ada satu yang terbaik dan keputusan dewan juri biasanya tidak dapat diganggu gugat. Kalau boleh semuanya tadi saya masukan ke dalam yang terbaik. Terima kasih kehadirannya.
- Para sesepuh dan senior Kementerian Luar Negeri
- Para diplomat Indonesia di mana pun saudara-saudara berada, di seluruh medan pengabdian di seluruh dunia
- Para pemirsa dan hadirin sekalian, baik yang menyaksikan baik secara daring maupun luring, Ibu dan Bapak sekalian yang berbahagia
Baca juga : Marc Marquez Comeback, Sinyal Kuat Persaingan Sengit MotoGP 2026
Saya ingin memulai pernyataan pers tahun 2026 ini dengan menyampaikan kembali duka cita kami yang mendalam atas bencana yang melanda saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dan beberapa tempat lainnya.
Atas nama pribadi dan atas nama Kementerian Luar Negeri, saya mengucapkan belasungkawa kepada seluruh korban yang terdampak. Kami yakin upaya rekonstruksi dan rehabilitasi yang sedang berlangsung akan segera menunjukkan hasilnya dan menempatkan kembali saudara-saudara kita dalam situasi yang lebih baik.
Kepada seluruh pihak yang berada di garis depan penanganan bencana, kami ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya dan sebesar-sebesarnya yang telah dilakukan. Bencana ini menegaskan satu hal bahwa tugas negara adalah melindungi rakyatnya, dalam situasi apa pun dan di mana pun.
Dan dalam konteks ini, diplomasi Indonesia menemukan relevansinya yang paling besar dan paling mendasar. Presiden Prabowo Subianto menegaskan satu prinsip yang sederhana, namun merupakan fondasi kebijakan luar negeri yang selalu kita pegang teguh, bahwa: “foreign policy begins at home”.
Baca juga : Pemprov DKI Targetkan Pembangunan Sistem Tata Air Fatmawati Kelar Desember 2026
Diplomasi harus berangkat dari kebutuhan rakyat, dari kepentingan nasional, dan dari kewajiban negara untuk hadir dan melindungi. Diplomasi adalah sebuah instrumen negara untuk memastikan rakyat aman, sejahtera dan terlindungi, di tengah situasi dunia yang semakin tidak menentu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya