BREAKING NEWS
 

Australia, RI & ASEAN Perkuat Kerja Sama Perlindungan Laut

Reporter : MELLANI EKA MAHAYANA
Editor : WAHYU SURYANI
Kamis, 9 Juli 2026 07:40 WIB
Lokakarya Kawasan Konservasi Perairan (MPA) di Jakarta, Kamis (8/7/2026), mempertemukan para pejabat dan pakar maritim dari kawasan Asia Tenggara untuk memperkuat kerja sama di bidang lingkungan laut dan menekankan komitmen bersama terhadap wilayah yang stabil, damai, dan sejahtera. (Foto Kedubes Australia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Australia dan Indonesia menggelar lokakarya regional tentang Marine Protected Areas (MPA) atau Kawasan Konservasi Perairan di Jakarta, Rabu (8/7/2026). Forum ini mempertemukan pejabat dan pakar maritim dari enam negara kawasan ASEAN (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) guna memperkuat kerja sama pelestarian lingkungan laut sekaligus menjaga kawasan yang stabil, damai dan sejahtera.

Perwakilan dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam dan Australia bertukar pengalaman mengenai perencanaan, pengelolaan, serta konservasi kawasan laut. Mereka juga membahas peluang kolaborasi dalam implementasi Perjanjian Keanekaragaman Hayati di Laut Lepas (BBNJ).

Perwakilan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia Alex Oates mengatakan, kemitraan menjadi kunci dalam melindungi laut yang menopang kehidupan jutaan masyarakat.

Baca juga : Gandeng Ak Bars Rusia, Iperindo Perkuat Industri Perkapalan

“Lokakarya ini menunjukkan pentingnya kemitraan dalam melindungi lautan, serta mendukung masyarakat dan perekonomian yang bergantung padanya,” ujar Oates.

Menurut dia, forum tersebut menjadi wadah bagi para ahli kelautan dan pejabat kawasan untuk berbagi pengetahuan, memperkuat jejaring profesional, serta membangun kerja sama praktis dalam menghadapi berbagai tantangan maritim.

Adsense

Direktur Konservasi Ekosistem dan Biota Perairan di Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Firdaus Agung mengatakan, Indonesia bangga menjadi tuan rumah bersama Australia dalam penyelenggaraan lokakarya MPA regional perdana.

Baca juga : Purbaya Beberkan Kinerja APBN Semester I-2026, Pendapatan Negara Menguat

“Lokakarya ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama regional dalam pengelolaan laut yang berkelanjutan,” katanya.

Firdaus berharap, forum tersebut dapat memperkuat kapasitas negara-negara peserta dalam pengelolaan kawasan konservasi perairan. Sekaligus mendukung implementasi Perjanjian BBNJ guna mendorong tata kelola laut yang efektif dan pemanfaatan sumber daya kelautan secara berkelanjutan.

Dalam lokakarya itu, peserta juga bertukar pengalaman mengenai tata kelola, pengawasan, penegakan hukum, hingga penelitian ilmiah kelautan. Mereka turut mengidentifikasi berbagai peluang kerja sama di masa mendatang.

Baca juga : Prabowo-Modi Perkuat Kerja Sama Polkam dan Penanggulangan Terorisme

Penyelenggara menilai, laut yang sehat berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan, mata pencaharian masyarakat, pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi kawasan. Kawasan konservasi perairan juga dinilai penting untuk melindungi keanekaragaman hayati, mendukung perikanan berkelanjutan, dan memenuhi kewajiban negara berdasarkan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS).

Lokakarya ini bagian dari program Southeast Asia Maritime Partnerships Australia yang mendukung negara-negara mitra di Asia Tenggara dalam menghadapi berbagai tantangan maritim. 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense