Pemerhati Kesehatan
Sebelumnya
Lalu pada 31 Januari 2020 dinyatakan sebagai “Public Health Emergency of International Concern (PHEIC)” dan baru pada 11 Mei 2020 WHO mendeklarasikannya sebagai Pandemi yang kemudian amat mengguncang dunia itu.
Kembali tentang DONs WHO tentang peningkatan kasus infeksi pernapasan di belahan dunia utara, WHO menyatakan bahwa ini pola yang kerap terjadi di waktu-waktu ini. WHO menyebutnya “is not unusual”.
Baca juga : Hampir Seperempat Abad Virus HMPV Dan Vaksin
Hanya memang disebutkan bahwa sirkulasi bersama (“co-circulation”) beberapa patogen (tentu termasuk HMPV) memang mungkin saja dapat membebani fasilitas pelayanan kesehatan di negara yang terkena.
WHO juga menganjurkan agar negara-negara terus menjaga kegiatan surveilansnya dengan terintegrasi baik, yang tentu kita harapkan juga terus berjalan di negara kita.
Baca juga : Target dan Prioritas Kesehatan Dunia 2025
Akan baik tentunya kalau kita sebagai masyarakat mendapat informasi berkala tentang patogen (virus atau bakteri atau yang lain) ada yang di satu waktu yang sedang bersirkulasi di negara kita, yang datanya selalu di update dari waktu ke waktu.
Informasi yang terbuka ini tentu akan meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga kesehatan dirinya, termasuk untuk antisipasi berbagai jenis infeksi saluran pernapasan ini.
Baca juga : Peningkatan Kasus Infeksi Pernapasan Di China, Pelajaran Bagi Indonesia
Prof Tjandra Yoga Aditama
Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI / Guru Besar FKUI
Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)
Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara
Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit serta Kepala Balitbangkes
Penerima Rakyat Merdeka Award 2022 bidang Edukasi dan Literasi Kesehatan Masyarakat
Penerima Rekor MURI April 2024 penulis artikel Covid-19 terbanyak di media massa
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.