Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Almarhum Prof Faisal, peneliti senior dan dosen Fakultas MIPA Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar pernah menguji kadar air Zamzam. Suatu hal yang menakjubkan, ternyata air Zamzam itu adalah air alami yang sangat steril. Jika diambil dengan alat yang bersih, air Zamzam dapat digunakan untuk membersihkan luka pasca operasi tanpa harus disuling.
Kandungan airnya juga sangat kaya dengan zat besi, yang di Indonesia, zat ini bisa ditemukan di dalam sayur-mayur yang hijau, seperti bayam, dan lain-lain. Subhanallah, di sana daerah padang pasir tentu tidak mudah tumbuh sayur mayur.
Baca juga : Misteri Di Balik Air Zamzam (Bagian 1)
Ketika air Zamzam dipanasi dalam kadar yang sama dengan air lokal sebagai perbandingan, ternyata air Zamzam lebih lambat mendidihnya di banding air lokal. Di samping itu juga kaya dengan mineral dan zat-zat lainnya yang tidak ditemukan dalam air lokal.
Jika dihubungkan dengan karya dan temuan Dr Masaru Emoto dari Yokohama Munishipal University Jepang, yang terkenal dengan bukunya The Hidden Messages in Water, menemukan adanya hubungan interaktif antara air dengan doa yang diperdengarkan oleh seseorang.
Baca juga : Haji, Napak Tilas Drama Kosmos (32), Makna Simbolik Thawaf (2)
Maka air Zamzam mungkin mata air yang paling lama mendengarkan doa dan tak terputus selama 24 jam selama ribuan tahun silam. Di antara doa yang sering terdengar di sekitar mata air Zamzam ialah: Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik, innal hamda wan ni’mata laka wal mulk lasyarika lak. Dengan sugesti atau memang benar apa yang dikatakan oleh Isaru Imoto, air Zamzam bisa memberikan khasiat nyata bagi setiap orang.
Asal-usul munculnya air Zamzam ketika Siti Hajar, ibu Ismail, berlari ke sana-kemari (Safa dan Marwah) mencari air untuk bayinya, maka sang bayi menangis sambil memukul-mukulkan kedua tumitnya ke tanah.
Baca juga : Makna Simbolik Thawaf (1)
Subhanallah, di bekas kedua tumit itu memancar dan mendesir mata air jernih. Itulah sebabnya disebut air Zamzam, menirukan bunyi gemercik air itu, “zam-zam”. Air inilah yang menolong kehidupan Ismail dan ibunya. Sayang sekarang kita tidak bisa lagi menyaksikan kedua sumur air Zamzam ini karena tersimpan di bawah tanah oleh pemerintah Saudi Arabia.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.