BREAKING NEWS
 

Kereta Api Bebas Asap Rokok

Jumat, 22 Agustus 2025 13:01 WIB
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam beberapa hari ini, di media sosial beredar rekaman pembicaraan untuk usul atau menganjurkan agar ada gerbong kereta api khusus untuk perokok.

Terlepas benar tidaknya isi rekaman pembicaraan ini, maka saya sampaikan empat hal tentang gerbong kereta api yang kayanya untuk perokok ini.

Pertama dan utama, merokok jelas terbukti merugikan kesehatan. Sementara itu, tentu penentu kebijakan publik punya kewajiban untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan seluruh anak bangsa.

Baca juga : Mentan Ngamuk, Beras Oplosan Bakal Disikat

Karena itu, maka tentu akan bagus kalau budaya tidak/jangan merokok itu terus diperluas, dan kebijakan untuk itu harus terus ditingkatkan, termasuk Kereta Api yang bebas asap rokok. 

Adsense

 

Prof. Tjandra Yoga Aditama saat di stasiun di Tokyo, Jepang.

Kedua, siapapun perokoknya maka kalau terbang kemanapun maka toh bisa tidak merokok, walau terbangnya jauh, dari Jakarta ke Eropa misalnya, atau ke Amerika.

Baca juga : Kusta Di Negara Kita

Jadi, kalau aturan maskapai penerbangan internasional kita ikuti (karena memang baik bagi kesehatan) maka tentunya kebijakan tidak merokok dalam sekian jam perjalanan kereta api merupakan kebijakan yang perlu diikuti dan ditaati juga. 

Ketiga, aturan kereta api tidak merokok, akan membuat perokok menahan keinginan merokoknya yang kalau bisa malah jadi pemicu untuk perokok berhenti sepenuhnya, demi kesehatan dirinya dan keluarga disekitarnya. 

Keempat, pasti bagaimanapun tentu buruk kalau seseorang mengganggu kesehatan orang lain dengan asap rokoknya. Ventilasi tentu tidak dapat menjamin, belum lagi dampak pada orang yang melintas atau petugas yang lewat di gerbong itu, yang membersihkan dll.

Baca juga : Katarsis Bukan Hanya Bola

Prof Tjandra Yoga Aditama 
Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense