Wakil Rektor II UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Sebelumnya
Komitmen akademiknya tercermin dalam konsistensi menjaga otentisitas keilmuan Aswaja sambil tetap membuka ruang dialog dengan perkembangan zaman, suatu sikap yang justru semakin relevan dalam konteks pendidikan tinggi kontemporer yang menghadapi tantangan modernisasi dan globalisasi. Keteguhannya dalam menjaga standar keilmuan tanpa mengorbankan nilai-nilai lokalitas membuktikan bahwa profesionalisme akademik dan konservasi nilai tradisional dapat berjalan beriringan.
Warisan (legacy) terbesar Syaikhona Kholil justru terletak pada kemampuan mentransformasikan komitmen akademik menjadi kekuatan sosial-politik yang nyata. Melalui pendidikannya, beliau tidak hanya menghasilkan sarjana-sarjana agama tetapi juga mencetak kader-kader pemimpin bangsa yang berperan signifikan dalam perjuangan kemerdekaan.
Baca juga : Pemerintah Resmikan Paviliun Indonesia Di COP30, Tegaskan Komitmen Iklim
Komitmen akademiknya melampaui tembok pesantren, menjelma menjadi kekuatan kultural yang membangkitkan kesadaran kebangsaan dan memperkuat resistensi terhadap kolonialisme. Inilah bentuk profesionalisme pendidikan tertinggi: ketika keilmuan tidak hanya menjadi konsumsi akademik semata, tetapi mampu menjadi instrument of change yang menggerakkan transformasi sosial dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, suatu relevansi yang patut dijadikan inspirasi bagi pengembangan pendidikan tinggi Indonesia masa kini.
Melalui penelitian yang serius dan panjang, yang termaktub dalam Masterpiece Islam Nusantara: Sanad dan Jejaring Ulama-Santri 1930-1945, Zainul Milal Bizawie mengungkap peran strategis Syaikhona Kholil Bangkalan sebagai arsitek jaringan pesantren di Jawa era kolonial. Analisis Bizawie menunjukkan bahwa pengaruh Syekh Kholil tidak hanya terbatas pada transmisi keilmuan tradisional, tetapi lebih jauh menjadi motor penggerak ekspansi pendidikan Islam melalui sistem sanad yang terstruktur. Dalam konteks politik kolonial yang membatasi ruang gerak pendidikan pribumi, Syaikhona Kholil justru membangun ekosistem pesantren yang mandiri dan berjejaring, menciptakan infrastruktur pendidikan alternatif yang melampaui batas-batas geografis dan politik zaman itu.
Baca juga : Peringati Hari Pahlawan, Dirut Pertamina: Perwira Pejuang Energi Indonesia
Bizawie menegaskan bahwa filosofi pendidikan Syaikhona Kholil berpusat pada pembentukan insan kamil (manusia paripurna) yang mengintegrasikan kecerdasan spiritual dengan kesadaran sosial. Melalui pendekatan tarbiyah yang holistik, Syaikhona Kholil tidak hanya mentransfer ilmu keagamaan tetapi juga menanamkan visi kemandirian dan kepemimpinan pada santri-santrinya.
Konsep "orang paripurna" dalam perspektif Bizawie merupakan respons cerdas terhadap kebutuhan zaman, di mana santri dididik untuk menjadi problem solver yang mampu menjawab tantangan umat di tengah tekanan kolonialisme. Pendidikan karakter inilah yang kemudian melahirkan generasi pemimpin yang tidak hanya menguasai ilmu agama tetapi juga memiliki visi kebangsaan yang kuat.
Baca juga : Dapat Gelar Pahlawan, Soeharto Disebut Pemimpin Visioner dan Religius
Bukti paling nyata dari efektivitas sistem pendidikan Syaikhona Kholil, menurut Bizawie, terlihat dari kontribusi murid-muridnya dalam pembentukan Nahdlatul Ulama. Kiai Hasyim Asy'ari sebagai produk terbaik pendidikan Syaikhona Kholil tidak hanya mewarisi sanad keilmuan tetapi juga meneruskan visi pendidikan yang mengakar pada nilai-nilai Nusantara.
Melalui NU, jaringan intelektual yang dibangun Syaikhona Kholil berevolusi menjadi kekuatan sosial-politik yang signifikan dalam perjuangan kemerdekaan. Bizawie melihat bahwa estafet perjuangan dari Syekh Kholil ke Kiai Hasyim Asy'ari merupakan masterpiece Islam Nusantara yang menunjukkan bagaimana tradisi pesantren mampu melahirkan gerakan pembaruan yang berkontribusi bagi nation building tanpa kehilangan identitas keislamannya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.