BREAKING NEWS
 

5 Hal Terbaru Ebola

Rabu, 20 Mei 2026 09:39 WIB
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam pembukaan World Health Assembly (WHA) ke-79 pada 19 Mei 2026, Direktur Jenderal WHO menyampaikan lima perkembangan terbaru yang perlu dicermati terkait Ebola yang dinyatakan sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) oleh WHO pada 16 Mei 2026.

Pertama, selain kasus terkonfirmasi yang sudah resmi dilaporkan, kini terdapat lebih dari 500 kasus suspek dan 130 kematian suspek Ebola. Dirjen WHO menyampaikan bahwa angka ini kemungkinan masih akan meningkat dalam beberapa hari mendatang.

Baca juga : Lima Perkembangan Terbaru Hantavirus

Kedua, kasus Ebola sudah dilaporkan di daerah perkotaan (urban), yakni di Kampala dan Kota Goma.

Adsense

Ketiga, sudah terdapat laporan kematian pada petugas kesehatan, yang mengindikasikan adanya penularan di fasilitas layanan kesehatan.

Baca juga : Di Dalam Tetap Galak?

Keempat, di wilayah terdampak terjadi mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Selain itu, terdapat gangguan keamanan dan konflik di beberapa daerah terjangkit, serta lebih dari 100.000 warga berada dalam pengungsian. Wilayah pertambangan juga menjadi perhatian karena tingginya pergerakan orang yang meningkatkan potensi penularan.

Kelima, wabah Ebola kali ini disebabkan oleh virus Bundibugyo, yang hingga kini belum memiliki vaksin maupun obat.

Baca juga : Delapan Hal TB Dan DM Di Tambora

Dengan lima perkembangan tersebut, pengawasan perlu semakin ditingkatkan serta langkah-langkah antisipasi harus dipersiapkan secara optimal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense