Tausiah Politik
Sebelumnya
Hanya bangsa Indonesia sendirilah yang paling memahami jati dirinya sebagai subjek pelaku sejarah yang melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Semua itu dapat terjadi, salah satunya karena agama ditempatkan sebagai faktor sentripetal. Bagi para pemeluknya, terutama umat Islam sebagai kelompok terbesar dalam sejarah perjuangan bangsa, agama mampu mengedepankan nilai-nilai universal dan nilai-nilai luhur kemanusiaan yang terkandung di dalam ajarannya. Semua agama mengajarkan keluhuran budi pekerti.
Semua agama mencela sekaligus menentang penindasan, kezaliman, dan kemunafikan. Nilai-nilai tersebut kemudian mengkristal dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Baca juga : Ketika Agama Menjadi Faktor Sentrifugal
Bertolak dari nilai-nilai universal agama yang bersifat sakral, yang kemudian disempurnakan dan diperkaya oleh nilai-nilai luhur budaya yang bersifat profan, bangsa Indonesia terus berupaya menuntaskan cita-cita perjuangannya hingga menjadi NKRI yang bermartabat, disegani, serta mampu memainkan peran penting dalam percaturan internasional.
Sampai kapan pun, sinergi antara nilai-nilai sakral agama dan nilai-nilai profan budaya akan tetap menjadi harapan bangsa ini. Selama kedua kekuatan tersebut berjalan secara harmonis, selama itu pula NKRI akan sulit diombang-ambingkan, apalagi ditaklukkan oleh bangsa lain.
Baca juga : Ketika Agama Menjadi Legitimasi Politik
Pada akhirnya, tidak ada kekuatan yang lebih berpotensi menghancurkan bangsa ini selain bangsa ini sendiri apabila kehilangan persatuan dan nilai-nilai yang selama ini menjadi fondasinya.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Rabu, 1 Juli 2026 dengan judul "Ketika Agama Sebagai Faktor Sentripetal"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.