Pemerhati Kesehatan
RM.id Rakyat Merdeka - Pada 15 Agustus 2026 ini saya menghadiri acara peringatan 24 tahun Paguyuban Pensiunan pegawai RSUP Persahabatan (PPRSP).
Saya sendiri bergabung di RS Persahabatan di tahun 1984 sampai tahun 2008 ketika pindah ke Departemen (kini namamya Kementerian) Kesehatan. Jadi saya seperempat abad kerja di RS Persahabatan.
Baca juga : Didenda Pasca Menyamar Jadi Pencabut Nyawa
Memang selain pensiunan dari RS Persahabatan maka saya juga pensiunan dari Kementerian Kesehatan, lalu juga pensiunan WHO (saya tidak bilang saja mana yang lebih besar uang pensiunnya), dan mungkin nanti akan jadi pensiunan lagi dari kegiatan lain yang masih saya lakukan.
Sebagai pembina Paguyuban Pensiun RS Persahabatan maka saya sampaikan tiga hal. Pertama, memang para pensiunan ini baik kalau dapat tetap berhubungan satu dengan lain, kalau mungkin ada aktifitas sosial bersama (antara lain angklung), dan bukan tidak mungkin saling membantu kalau ada teman sesama pensiunan yang memerlukannya.
Baca juga : Pram: Dananya Untuk Biayai Proyek LRT & RS
Tentu bantuan belum tentu dalam bentuk materi, tetapi perhatian, dan juga mungkin hubungan, misalnya kalau ada teman yang sakit maka saya menghubungi dokter di RS untuk titip penanganannya dan lain-lain.
Hal kedua, saya mengharapkan agar PPRSP dapat terus meningkatkan program kerjanya untuk para anggota. Juga perlu menghimpun teman-teman lain yang belum aktif tergabung.
Baca juga : Bamsoet Ingatkan Industri RS Harus Adaptif Hadapi Tekanan Ekonomi Dunia
Hal ketiga maka saya dan kita semua tentu berharap agar RS Persahabatan akan semakin sukses dalam bakti pelayanan kesehatan, dan juga rujukan kesehatan nasional bidang Respirasi.
Prof. Tjandra Yoga Aditama
Dokter sejak 1980, kini sudah lewat usia 70 tahun
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.