BREAKING NEWS
 

TCI Resmikan Pusat Teleradiologi Berbasis Al, Dukung Pengentasan TB

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : SRI NURGANINGSIH
Sabtu, 26 April 2025 17:55 WIB
Seminar bertema Merevolusi Radiologi: Menjelajahi Perbatasan Teleradiologi dengan artificial intelegence (AI) untuk Menjawab Tantangan Masalah TB di Indonesia? di Jakarta Pusat, Sabtu (26/4/2025). (Foto: Dok. TCI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pada awal Maret 2025, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mendeteksi 889 ribu kasus tuberkulosis (TB).

Hal ini menjadi perhatian banyak pihak, salah satunya PT Teleradiologi Center Indonesia (TCI). PT TCI menggelar seminar bertema “Merevolusi Radiologi: Menjelajahi Perbatasan Teleradiologi dengan artificial intelegence (AI) untuk Menjawab Tantangan Masalah TB di Indonesia” di Jakarta Pusat, Sabtu (26/4/2025). 

Kegiatan ini dihadiri lebih dari 1.000 radiolog dari seluruh Indonesia, perwakilan Kementerian Kesehatan, Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Klinik Indonesia (PDSRKI), HIPTEK, serta sejumlah pakar radiologi internasional dari Korea Selatan dan Jepang. 

Dalam kesempatan ini PT TCI juga meresmikan pusat teleradiologi pertama di Indonesia.

Baca juga : Lewat Program Go Modern, Telkom Berhasil Dukung UMKM Binaan Naik Kelas

Presiden Direktur PT TCI Aziza G Icksan mengatakan, kegiatan ini sebagai respons terhadap tantangan serius yang dihadapi Indonesia dalam bidang layanan radiologi. 

"Melalui seminar ini dan peresmian pusat teleradiologi pertama di Indonesia, kami ingin menawarkan solusi konkret atas krisis kesehatan ini," kata Aziza. 

Adsense

Sementara itu, Direktur PT TCI Slamet Riyanto menambahkan, teknologi teleradiologi berbasis kecerdasan buatan (AI) memungkinkan pembacaan citra medis dilakukan secara jarak jauh. Sehingga pelayanan radiologi dapat menjangkau daerah-daerah terpencil yang selama ini kekurangan tenaga ahli. 

Teknologi ini diyakini dapat mempercepat deteksi dan penanganan kasus TB secara lebih efektif dan merata. 

Baca juga : Politisi Golkar Rame-rame Berburu Dukungan Bahlil

Slamet menambahkan, PT TCI berkomitmen untuk memperluas layanan teleradiologi berbasis AI ke seluruh Indonesia dan terus berkolaborasi dengan pemerintah serta berbagai organisasi kesehatan untuk mendukung transformasi digital sistem layanan kesehatan publik. 

Acara ini juga mendapat dukungan dari perusahaan-perusahaan teknologi kesehatan ternama seperti HealthHub, platform pencitraan medis global yang mengembangkan solusi PACS berbasis cloud, serta PT Telenasindo, penyedia solusi perangkat lunak medis di Indonesia yang dikenal dengan THENA PACS dan TETRARIS.

"Kami berharap inovasi yang kami bawa, khususnya melalui teleradiologi dan AI, dapat menjadi pendorong utama dalam upaya mengatasi krisis TB dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional," ucap Slamet. 

Seminar ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting seperti Aziza G. Icksan (Ketua Indonesian Society of Thoracic Radiology), Terawan A. Putranto (Penasihat Khusus Presiden untuk Urusan Kesehatan Nasional), serta sejumlah profesor dan ahli radiologi dari Korea Selatan dan Jepang, termasuk Kinam Lee, Daehee Kang (Korea), Norio Nakata, dan Yoshitomo Furusawa (Jepang). 

Baca juga : Top! UIN Walisongo Buka Fakultas Kedokteran Berbasis Riset Dan Kurikulum Cinta

Yoshitomo Furusawa, Advisor of Irimoto Medical Radiology menuturkan, dengan ikut serta pada seminar ini pihaknya berharap dapat membantu Pemerintah Indonesia menurunkan angka penyakit, terutama TB. Dan TB tidak akan pernah bisa lepas dari radiologi. 

"Diharapkan dengan bantuan ini angka penyakit TB dan angka kematian dapat berkurang," ujar Yoshitomo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense