RM.id Rakyat Merdeka - Memperingati Hari Anak Nasional 2026, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mengajak ratusan siswa sekolah dasar di Pantai Tangkoko, Bitung, Sulawesi Utara, menanamkan kepedulian terhadap kelestarian laut melalui program Coastal Education 2026.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (18/7/2026) itu menghadirkan para sukarelawan Perwira PTK dan Pertamina Group yang mengajak anak-anak belajar mengenal terumbu karang, biota laut, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir.
Salah seorang peserta, Noelia, siswa SD Inpres 482 Batu Putih, mengaku senang bisa belajar sekaligus menjaga lingkungan. "Aku diajari cara menghargai makhluk hidup, menjaga kebersihan lingkungan, dan merawat ekosistem laut. Seru sekali! Semoga PTK bisa datang lagi ke sini untuk bikin acara seperti ini," tutur Noelia.
Baca juga : Hari Anak Nasional, BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting
Kegiatan edukatif tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional yang diperingati pada Kamis (23/7/2026). Antusiasme anak-anak juga dirasakan para relawan. Salah seorang Perwira PTK, Juno, berharap kegiatan serupa terus dilakukan agar kesadaran menjaga laut tumbuh sejak dini.
"Acara hari ini sangat seru. Saya melihat betapa tingginya semangat anak-anak mengikuti setiap kegiatan. Harapannya, program ini dapat terus konsisten dilaksanakan untuk membangun dan memupuk kesadaran dalam menciptakan ruang laut yang aman dan nyaman bagi biota di dalamnya," ujarnya.
Selain edukasi, PTK juga menggelar Coastal Clean Up atau aksi bersih pantai bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bitung, pemerintah kelurahan, serta PKK.
Baca juga : Pratikno Ajak Anak Berani Speak Up Lawan Kekerasan
Plt Direktur Utama PTK, Eko Cahyadi, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menjaga keberlanjutan kawasan pesisir melalui kolaborasi dengan masyarakat dan sekolah. "Melalui gerakan edukasi dan aksi bersih pantai ini, PTK berperan dalam menjaga keberlanjutan sehingga tidak hanya menjadi konsep di atas kertas, tetapi aksi nyata di lapangan. Kolaborasi bersama masyarakat dan sekolah adalah kunci menjaga kekayaan pesisir Indonesia demi generasi mendatang," ujar Eko.
Direktur Armada PTK, Dewi Susanti, menambahkan pendidikan maritim sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia. "Pendidikan maritim bagi anak-anak adalah investasi jangka panjang. Saat mereka memahami betapa berharganya laut kita, mereka akan tumbuh menjadi garda terdepan penjaga ekosistem pesisir," tegas Dewi.
Pantai Tangkoko sendiri memiliki nilai ekologis tinggi karena menjadi bagian dari Coral Triangle, kawasan yang dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dunia. Melalui kegiatan ini, PTK turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan Pendidikan Berkualitas, Penanganan Perubahan Iklim, dan Ekosistem Lautan.
Baca juga : Jelang Hari Anak Nasional, Alfamidi Dan KemenPPPA Semangati Anak Disabilitas
Diharapkan, upaya pelestarian pesisir mampu menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan potensi Pantai Tangkoko sebagai destinasi wisata yang mendorong pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.