RM.id Rakyat Merdeka - Sepekan setelah tak jadi wapres, Jusuf Kalla (JK) pulang ke kampung halamannya, di Makassar, Sulawesi Selatan, kemarin. Kepulangan JK disambut meriah warga Makassar. Warga berjejer dari bandara sampai rumah JK, Jalan Haji Bau. JK dielu-elukan. JK disanjung seperti pahlawan baru pulang dari medan perang.
Sejak pagi, Jalan Haji Bau, sudah ramai didatangi warga. Dari anak-anak hingga dewasa. Ibu-ibu berjejer di sepanjang jalan sambil menenteng rebana. Anak-anak sekolah dasar ikut berbaris. Semuanya kompak berbaju putih. Warga sengaja turun ke jalan karena ingin ikut menyambut JK yang akan pulang kampung.
Kediaman eks Ketum Golkar itu memang berada di ujung jalan ini. Saking banyaknya warga yang datang, polisi akhirnya menutup jalan ini. JK yang menumpang Garuda mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin sekitar pukul 8.10 pagi. Dia datang bersama istrinya, Ibu Mufidah. Ikut menemani, Bos Bosowa Group Aksa Mahmud dan Mantan Jubir Wapres, Husain Abdullah.
Tiba di terminal kedatangan, JK dan rombongam disambut Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, dan anggota DPR Aliyah Mustika Ilham. Di sini, JK disambut Tari Padduppa. Ibu Mufidah diberi seikat karangan bunga. Acara sambutan singkat ini jadi tontonan warga. Mereka mengabadikan lewat kamera ponselnya masing-masing.
Baca juga : Sambut Pra PON di Jakarta, Ketum Gulat Jateng Ikut Berlatih
Dari bandara, JK langsung menuju ke rumahnya menumpang mobil kesayangannya, Toyota Crown tahun 2003. Kata Husain Abdullah, inilah mobil yang biasa digunakan JK sehari-sehari sebelum menjadi wapres. Meski sudah tua, mobil ini terlihat masih mulus dan terawat. Perjalanan JK dari bandara ke rumahnya diiringi puluhan mobil. Komunitas motor gede ikut mengawal.
JK turun di ujung jalan Haji Bau. Dari sana, ia kemudian berjalan kaki menuju rumahnya. Sepanjang jalan, ribuan warga sudah berjejer menyambutnya. Sejumlah tokoh masyarakat pun turut datang. Antara lain Ketua MUI Sulsel Agh Sanusi Baco dan sejumlah tokoh lainnya. Ada juga 15 camat, lurah se-Kota Makassar dan sejumlah kelompok majelis taklim. Para tukang becak menghias becaknya, ikut dalam penyambutan ini.
JK pertama-tama disambut tarian Angngaru lalu ditutup dengan pemberian kalungan bunga. Tarian Angngaru merupakan tarian yang dipentaskan untuk menghormati orang yang dianggap telah berjasa kepada negara dan rakyat selama menjalankan tugas dalam pemerintahan dan kembali setelah berhasil menjalankan tugas.
Setelah itu, orang-orang melantunkan selawat Badar mengiringi mereka berjalan menuju kediaman. Sepanjang jalan, JK menggandeng tangan istrinya. Ibu-ibu melantunkan salawat badar. Ada juga yang meneriakkan yel-yel "JK-JK".
Baca juga : Sejumlah Ruas Jalanan Jakarta Macet Parah
Tak hanya para pejabat, warga di sekitar kediaman JK juga ikut meramaikan acara penyambutan. Panitia penyambutan pun sudah menyiapkan pedagang kue tradisional baroncong untuk warga.
Kepada wartawan, JK mengaku pulang kampung untuk istirahat dari rutinitas tugas pemerintahan dan menghabiskan waktu bersama cucu-cucu. JK mengaku tak ada agenda khusus yang bakal dijalani selama di Makassar. Hanya istirahat, bertemu keluarga dan sahabat-sahabat. "Sambil urus-urus di PMI dan Dewan Masjid," kata JK.
Soal posisi Wantimpres, JK mengaku, belum ada permintaan dari Presiden Jokowi. Lagi pula, ia mengaku, tak mau memikirkannya sekarang. Ia mengaku tak bisa jadi Wantimpres lantaran ada banyak aturan. "Nanti dipikirkan. (Posisi Wantimpres) tidak boleh urus organisasi, tidak boleh urus perusahaan, banyak tidaknya," ujarnya.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, sengaja membuat acara meriah untuk menyambut JK. Kata dia, JK adalah sosok yang masih sangat dibutuhkan bangsa dan negara. Meskipun JK sudah tidak menjabat sebagai Wapres.
Baca juga : Pacman Sortir Lawan
“Pak JK itu sebagai tokoh perdamaian dunia dan merupakan kebanggaan masyarakat Sulsel. Pak JK yang berhasil mendampingi dua presiden, dan sosok yang tahu menempatkan diri sebagai wakil presiden yang baik,” kata Nurdin. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.