Sebelumnya
“Mereka diwajibkan lapor dengan foto untuk menginfokan bahwa rumahnya sudah punya APAR,” kata Satriadi.
Awal Agustus 2024, Munjirin menggelar Apel Kesiapsiagaan ASN dan masyarakat dalam menghadapi potensi resiko ancaman kebakaran di sekitar pemukiman, di Halaman Kantor Kecamatan Kebayoran Lama di Jalan Ciputat Raya.
“Apel ini digelar serentak di 10 kecamatan. Saya ingin memastikan APAR ini sudah tersedia di lingkungan kantor maupun pemukiman,” kata Munjirin.
Baca juga : Duel Memburu Sejarah
Menurutnya, setelah tingkat kecamatan, dirinya akan melakukan pengecekan APAR di tingkat kelurahan dan lingkungan masyarakat.
“Ketersediaan APAR di rumah merupakan ikhtiar dalam meminimalisir bahaya kebakaran sejak dini,” ujarnya.
Dia menyebut, pihaknya menjalankan program Gempar agar semua sadar dan peduli terhadap penanganan kebakaran sedini mungkin. Apalagi, saat ini sudah memasuki musim kemarau.
Baca juga : Pegula Mewek Bahagia
Sebelumnya, pada 13 Mei 2024, Munjirin sudah mensosialisasikan program Gempar dengan mendatangi rumah-rumah warga di Jalan Nipah I, RT 11 RW 01, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru.
Dalam sosialisasi tersebut, Munjirin mengimbau warga untuk meminimalisir potensi terjadinya kebakaran, dengan tidak menumpuk steker dan tidak menggunakan kabel yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).
“Kami imbau warga Jaksel untuk aware terhadap rumah sendiri dan lebih teliti lagi terhadap apa saja yang bisa menjadi potensi kebakaran,” harapnya.
Baca juga : Trump-Musk Live, Tarik1 Juta Pemirsa Netizen
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 14 Agustus 2024 dengan judul Minimalisir Dampak Kebakaran Di Jakarta, Ingat, Tiap Rumah Wajib Punya APAR
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.