RM.id Rakyat Merdeka - Kembali maraknya ranjau paku dan jari payung di sejumlah jalan Jakarta menjadi sorotan Anggota DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike. Politisi PDI Perjuangan ini berharap ada tindakan nyata dari Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi masalah ranjau paku di Jakarta.
Selain merugikan secara materi, ranjau paku berpotensi menyebabkan pengendara mengalami kecelakaan. Bahkan dapat menyebabkan kematian. Seperti pada 2016, di Flyover Pancoran, Jakarta Selatan. Seorang penumpang ojek online (ojol) terpental dan terlindas truk hingga tewas akibat ban motor ojol yang ditumpanginya terkena ranjau paku.
Baca juga : Nyaman Selama Dipimpin, Komunitas Jawa Merangin Dukung Nalim Jadi Bupati
“Kami di Komisi D mendorong agar Pemprov DKI, khususnya Satpol PP, untuk lebih proaktif dalam menegakkan Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, serta mensosialisasikan perda tersebut secara masif. Tidak cukup hanya melakukan penertiban sesekali atau pada saat event besar saja. Tindakan yang lebih konsisten dan berkelanjutan sangat diperlukan,” kata Yuke, Rabu (4/9/2024).
Yuke pun mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Komunitas Sapu Bersih Ranjau (Saber) Paku, yang tanpa pamrih konsisten, hampir setiap hari, menyapu ranjau paku di jalanan Jakarta sejak 2011. “Namun, tentu saja, upaya mereka tidak boleh berdiri sendiri. Kami mendorong agar ada dukungan yang lebih nyata bagi komunitas seperti Saber Ranjau Paku,” ujarnya.
Baca juga : Bertemu Pras, Anies Bahas Perkembangan Pilkada Bersama Banteng Jakarta
Bentuk dukungan tersebut, lanjut Yuke, bisa berupa penyediaan peralatan yang lebih memadai dan mutakhir, serta kolaborasi kampanye bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya ranjau paku.
“Saya percaya, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas, kita bisa menciptakan jalanan yang lebih aman bagi semua pengendara di Jakarta," tegasnya.
Baca juga : Perpustakaan Kini Jadi Pusat Komunitas yang Tumbuhkan Kreativitas Belajar
Yuke menyebut, Komunitas Saber merupakan contoh kecil dari banyaknya komunitas di Jakarta dengan kontribusi besar. Seperti komunitas kepemudaan, pengelolaan sampah, UMKM.
“Jadi penting bagi Pemprov juga untuk menginventarisir komunitas yang ada dan melakukan kolaborasi yang optimal bagi pembangunan Jakarta kedepannya," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.