Sebelumnya
Misan meminta, kegiatan Pelestarian Budaya Betawi (PBB) jangan dilaksanakan sekadar seremonial saja.
Namun disebarkan melalui institusi pendidikan dasar dan menengah. Seperti, melibatkan materi muatan lokal (mulok) berkebudayaan Betawi sehingga merangsang minat dan bakat peserta didik sebagai bahan edukasi pelestarian budaya yang positif.
“Sehingga anak cucu kita tahu budaya Betawi itu apa. Kalau perlu diberikan dalam bentuk pelajaran khusus seni dan budaya Betawi di sekolah-sekolah Jakarta,” terangnya.
Baca juga : Lanjutkan Karier Di Amerika, Pogba ‘Dicerai’ Nyonya Tua
Misan mendorong Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) hingga Dinas Pendidikan (Disdik) bisa melihat hal tersebut sebagai peluang yang menjanjikan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melestarikan kebudayaan Betawi.
Misan menegaskan, kebudayaan Betawi merupakan bagian dari budaya nasional dan aset bangsa. Keberadaannya perlu dijaga, diberdayakan, dibina, dilestarikan dan dikembangkan.
Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta bersama DPRD telah menelurkan Peraturan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi. Produk hukum daerah tersebut menunjukkan komitmen untuk menjaga, mengembangkan dan melestarikan kebudayaan Betawi.
Baca juga : Jelang Laga Lawan Bahrain, Tim Garuda Nikmati Latihan Dan Tanpa Beban
Sebelumnya, Badan Musyawarah (Bamus) Betawi mendorong budaya asli Jakarta itu menjadi muatan lokal dalam kurikulum pendidikan.
Ketua Bamus Betawi Muhammad Rifki mengatakan, pelestarian budaya betawi merupakan perintah Perda Nomor 4 Tahun 2015 yang dikuatkan dalam Pasal 31 Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Nomor 2 tahun 2024.
“Budaya Betawi harus dipahami dan dilestarikan sebagai kearifan lokal bangsa Indonesia,” ujar Eki.
Baca juga : Digugat Cerai Baim
Wakil Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Purwosusilo mengaku sepakat pentingnya menjaga kearifan lokal masyarakat Betawi.
“Kami sepakat dengan usulan Bamus Betawi,” ujar Purwosusilo.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 9 Oktober 2024 dengan judul Untuk Rawat Kebudayaan Asli Jakarta, Budaya Betawi Masuk Kurikulum Pendidikan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.