BREAKING NEWS
 

ASN Dan TNI-Polri Deklarasi Netralitas Dukung Pilgub Jakarta Berintegritas 

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Kamis, 14 November 2024 19:44 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi memimpin langsung acara Deklarasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota TNI-Polri di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2024). (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi memimpin langsung acara Deklarasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota TNI-Polri di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2024).

Deklarasi ini menjadi komitmen bersama antara Pemprov DKI Jakarta, jajaran TNI, Polri, dan Kejaksaan untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta yang berlangsung dengan integritas, martabat, dan sesuai aturan. 

Acara yang dihadiri oleh seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta ini juga diikuti oleh perwakilan ASN, Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dari enam wilayah kota administrasi di Jakarta.

Deklarasi netralitas ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh aparatur sipil negara dan aparat keamanan tetap menjaga independensinya, tanpa terpengaruh oleh kepentingan politik dalam menyelenggarakan Pilkada. 

Baca juga : Pilkada Depok, Ratusan Kyai-Santri Deklarasikan Dukungan kepada IBH-Ririn

Pj. Gubernur Teguh Setyabudi menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta berkomitmen penuh untuk menjaga netralitas ASN dalam penyelenggaraan Pilkada 2024. 

"Pilkada sudah di depan mata. 27 November 2024 tinggal dua minggu lagi. Untuk menjaga netralitas ASN, tentu saja kita berharap nanti bisa mewujudkan Pilkada yang bermartabat dan berintegritas," ujarnya dalam sambutannya. 

Pj. Gubernur juga menegaskan bahwa menjaga netralitas ASN adalah bagian dari tanggung jawab besar Pemprov DKI. Tercatat ada lebih dari 64 ribu ASN, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta lebih dari 120 ribu pegawai lembaga kemasyarakatan yang terlibat dalam Pilkada kali ini. Ia menambahkan, setiap potensi pelanggaran terhadap netralitas ASN harus segera dilaporkan. 

Adsense

"Kalau ada ASN atau personel lembaga kemasyarakatan yang terindikasi tidak netral, bahkan jika ada kebijakan Pemprov DKI yang tendensius tidak netral, tolong laporkan dan beritahu kami," tegas Teguh Setyabudi. 

Baca juga : Kekuatan Calonnya Merata, Pilgub Jawa Tengah Sengit

Dalam rangka menegakkan netralitas ASN, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan berbagai langkah, seperti sosialisasi, bimbingan teknis, serta penandatanganan pakta integritas oleh seluruh ASN di Jakarta. Selain itu, Pemprov juga telah menerbitkan surat edaran dan imbauan di berbagai platform media sosial untuk mengingatkan seluruh pegawai agar tetap menjaga netralitas. 

Pemprov DKI Jakarta juga memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pilkada, termasuk kewajiban hibah yang sudah dilaksanakan dengan lancar, persiapan logistik, hingga koordinasi dengan Forkopimda untuk memastikan kelancaran Pilkada DKI Jakarta. 

Pj. Gubernur Teguh Setyabudi juga menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan menindaklanjuti arahan Pemerintah Pusat terkait kebijakan bantuan sosial (bansos) yang rencananya akan dilaksanakan setelah Pilkada. 

"Kami siap untuk netral. Tidak ada hal-hal lain yang kami lakukan, kecuali ingin mendukung suksesnya Pilkada DKI Jakarta yang luber, jurdil, bermartabat, dan berintegritas," ujarnya menegaskan. 

Baca juga : BSI Dan BGN Teken MoU Dukung Program Makanan Bergizi Gratis

Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Munandar Nugraha, menyambut positif acara deklarasi tersebut. Ia berharap bahwa penandatanganan deklarasi ini bisa memastikan bahwa Pilkada DKI Jakarta berlangsung tanpa adanya pelanggaran netralitas dari ASN, TNI, Polri, dan Kejaksaan. 

"Penandatanganan Deklarasi Netralitas ASN, TNI, Polri, serta Kejaksaan hari ini mudah-mudahan menjadi bagian dari langkah-langkah kita untuk memastikan pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta tidak dicederai dengan ketidaknetralan," ujar Munandar. 

Dengan komitmen bersama ini, diharapkan Pilkada DKI Jakarta 2024 dapat terlaksana dengan adil, bebas, rahasia, dan sesuai dengan prinsip demokrasi yang bermartabat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense