RM.id Rakyat Merdeka - Timbulan sampah di Kelurahan Bojongmenteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi mencapai rata-rata 22 ton per hari pada 2024, meningkat dari 18 ton pada 2021.
Sampah plastik dari kemasan makanan dan minuman sekali pakai mendominasi hingga 60 persen, termasuk yang dihasilkan dari lingkungan sekolah.
Merespons permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (UI) menggelar pelatihan berkebun dan membawa bekal sehat untuk 38 siswa kelas 6B SDN 01 Bojong Rawalumbu, Bekasi.
Program yang berlangsung selama tiga jam pada Jumat (22/11/2024) ini bertujuan mengedukasi generasi muda tentang pengurangan sampah dan pola hidup sehat.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat UI Eva Latifah menjelaskan, program ini merupakan upaya konkret untuk membangun kesadaran lingkungan sejak dini.
Baca juga : Ciptakan Lingkungan Sehat, Pendekar 08 Bagikan Tong Sampah buat Masyarakat
"Kami mengajarkan cara memanfaatkan media sederhana untuk berkebun dan pentingnya membawa bekal sehat dari rumah untuk mengurangi sampah kemasan sekali pakai," ujar dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI ini.
Dia menjelaskan, melalui program ini pihaknya ingin melatih siswa untuk lebih mandiri dan disiplin, sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 12 tentang produksi dan konsumsi berkelanjutan.
“Langkah kecil seperti membawa bekal sehat dapat memberikan dampak besar, baik bagi lingkungan maupun kesehatan anak-anak,” ujar Eva di sela kegiatan.
Berdasarkan hasil survei Tim Pengmas UI tahun 2024, hanya 15 persen siswa di Kelurahan Bojongmenteng yang rutin membawa bekal dari rumah.
Padahal, penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan membawa bekal dapat mengurangi timbulan sampah hingga 60 persen per siswa.
Baca juga : Kipasan Siap Dukung Ridwan Kamil-Suswono Menangkan Pilgub DKI
“Kami menginginkan kedepannya siswa memahami bahwa membawa bekal sehat itu mudah, hemat, dan menyenangkan,” tambah Eva.
Kegiatan yang didukung Direktorat Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat UI, Labtek Apung, PT Pertamina Hulu Rokan, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRM) ini menggabungkan praktik berkebun dengan kampanye membawa bekal sehat.
Para siswa diajarkan teknik berkebun sederhana dan cara menyiapkan bekal yang ramah lingkungan.
"Program ini sangat bermanfaat karena mengajarkan kesadaran lingkungan sekaligus pola hidup sehat kepada siswa kami," kata Kepala Sekolah SDN 1 Bojong Rawalumbu Abdul Munir.
Dia berharap, kebiasaan baik ini dapat terus diterapkan siswa di rumah dan lingkungan sekitar.
Baca juga : Smartfren Berkolaborasi dengan Google Cloud untuk Mengimplementasikan AI
Melalui program ini, Tim Pengabdian Masyarakat UI berharap dapat membangun generasi muda yang lebih peduli terhadap lingkungan dan kesehatan.
Program ini juga sejalan dengan upaya pengurangan sampah plastik yang menjadi perhatian global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.