RM.id Rakyat Merdeka - Proses relokasi warga kolong tol di Jakarta terus berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 274 Kepala Keluarga (KK) telah berhasil dipindahkan dari total 1.060 KK yang terdaftar. Pemindahan ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan tempat tinggal yang layak bagi warga yang terdampak pembangunan infrastruktur.
Warga yang telah dipindahkan kini tersebar di beberapa rusun yang ada di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat. Relokasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka, dengan fasilitas yang lebih baik dan lebih aman.
Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota Jumat 6 Desember, Cek di Sini Lokasinya
Terkait dengan wilayah lain, Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, menjelaskan bahwa relokasi di wilayah Jakarta Timur hanya melibatkan satu KK yang sudah selesai dipindahkan. Sementara itu, untuk Jakarta Selatan, hingga saat ini tidak ada warga kolong tol yang direlokasi.
Proses pemindahan juga mempertimbangkan status KTP warga. Hanya warga dengan KTP DKI Jakarta yang berhak mendapatkan unit rusun. Warga yang berasal dari luar DKI Jakarta tidak dapat menerima fasilitas rusun tersebut. Semua koordinasi untuk relokasi ini dilakukan oleh Dinas Sosial DKI Jakarta.
Baca juga : SIM Keliling Jakarta Jumat 6 Desember, Hadir di 5 Lokasi
Menurut Kelik Indriyanto, proses relokasi ini berjalan dengan lancar berkat koordinasi antara berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Sosial dan pihak pengelola rusun.
"Kami terus memastikan setiap warga yang terdata bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak," ujar Kelik saat dijumpai di acara di DoubleTree Hotel, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2024).
Baca juga : SIM Keliling Jakarta Kamis 5 Desember, Hadir di 5 Lokasi
Dengan adanya pemindahan ini, diharapkan kondisi kehidupan warga yang sebelumnya tinggal di kolong tol bisa lebih baik. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini guna memberikan solusi permanen bagi warga yang terdampak pembangunan infrastruktur.
Pemetaan dan pengelolaan data warga yang terlibat juga terus diperbaharui, untuk memastikan tidak ada yang terlewatkan dan seluruh warga yang berhak mendapatkan bantuan dapat segera dipindahkan ke tempat yang lebih layak.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.