RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih, Pramono Anung dan Rano Karno berencana memangkas jumlah hari kerja di Jakarta menjadi empat kali dalam sepekan.
Anggota tim transisi Pramono-Rano Nirwono Joga mengatakan, ide pemangkasan hari kerja bukan hal baru dan telah diterapkan di berbagai kota besar di dunia. Terutama di negara-negara Skandinavia dan Eropa.
Menurutnya, pengurangan hari kerja dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah polusi udara dan cuaca ekstrem di Jakarta, seperti musim hujan yang menyebabkan banjir atau musim kemarau dengan tingkat polusi yang sangat tinggi.
Baca juga : Ucapkan Selamat Kepada Trump, Prabowo Mantapkan Komitmen Kerja Sama Dengan AS
"Salah satu solusinya yang paling mudah dan efektif adalah dengan memberlakukan work from home atau work from anywhere pada hari tertentu," ujar Nirwono dalam rapat dengan DPRD DKI Jakarta, Selasa (21/1/2025).
Hal ini, menurutnya, dapat mengurangi polusi udara dan memberikan kesempatan bagi warga Jakarta untuk beristirahat lebih banyak, serta mengurangi tingkat kejenuhan kehidupan kota yang padat.
Namun, keputusan terkait kapan tepatnya hari libur tambahan tersebut akan diterapkan masih harus dibahas lebih lanjut. Apakah hari libur tambahan akan jatuh pada Senin, Jumat atau hari lainnya masih dalam perdebatan. Selain itu, masih ada pertanyaan mengenai apakah hari libur tersebut akan sepenuhnya libur atau hanya berlaku sebagai hari kerja jarak jauh.
Baca juga : Dampak Kebakaran Glodok Plaza, Standar Keselamatan Gedung Di Jakarta Bakal Dievaluasi
“Penting untuk merumuskan sistem yang jelas terkait pengurangan hari kerja ini, apakah benar-benar libur atau masih ada kewajiban bekerja dari rumah. Konsep ini telah diterapkan di beberapa kota Eropa dan hasilnya justru memperbaiki produktivitas dan mental health masyarakat,” tambah Nirwono.
Jika rencana ini diterapkan, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kualitas hidup warga Jakarta. Selain itu, pengurangan hari kerja juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi waktu kerja dan mengurangi kemacetan yang menjadi masalah utama di Jakarta.
Sebagai langkah selanjutnya, rencana ini akan dibahas lebih lanjut oleh DPRD DKI Jakarta untuk menentukan jadwal dan implementasi yang paling sesuai dengan kebutuhan warga dan lingkungan Jakarta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.