Sebelumnya
“Saat ini, luas lahan pertanian di Jakarta hanya sekitar 400 hektare. Sementara kebutuhan beras masyarakat Jakarta mencapai 2.570 ton per hari atau sekitar 77.000 ton per bulan,” ujar Teguh.
Sebagai langkah strategis, Pemprov DKI Jakarta terus memperluas kerja sama antar daerah.
“Melalui skema ini, kerja sama bukan hanya sebatas distribusi pangan. Tapi juga memberikan kepastian harga dan pasar bagi petani, sehingga kesejahteraan mereka meningkat,” terangnya.
Baca juga : Diselingkuhi Suami, Curhat Di Medsos
Pemprov DKI Jakarta menyerahkan sarana pertanian kepada Pemkab Sidoarjo untuk membantu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Teguh berpesan kepada PT Food Station Tjipinang Jaya, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bertugas menjamin pasokan pangan Jakarta, agar menawarkan harga beli gabah yang kompetitif bagi para mitra petani. Dan terus mendampingi mereka dalam penerapan praktik budi daya yang baik (Good Agricultural Practices).
Teguh menegaskan, kerja sama ini tidak hanya menguntungkan Jakarta dan Sidoarjo. Tetapi sejalan dengan arahan Pemerintah Pusat dalam menjaga inflasi nasional. Karena itu, dia menekankan agar BUMD bekerja sama dengan daerah yang memiliki surplus produksi, sehingga manfaat dari sinergi ini dapat dirasakan oleh semua pihak.
Kerja Sama Dengan Sahabat Tani
Baca juga : Bantah Elpiji 3 Kg Langka, Bahlil: Pengelolaan Sedang Ditata
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan, sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan, Pemprov DKI melalui PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) bermitra dengan pelaku usaha dan BUMD di Jatim.
Tahun ini, lanjut dia, Pemprov DKI Jakarta menargetkan contract farming di lahan 8.630 hektar dan on farming di lahan 800 hektar.
Eli, sapaan Suharini Eliawati mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan UD Sahabat Tani, meliputi contract farming di lahan 800 hektar, pendampingan budi daya dan penyerapan hasil panen dengan harga pasar. Kemudian, kemitraan bersama Kontak Tani Nelayan Andalan Jawa Timur, meliputi penjajakan kerja sama budi daya, perdagangan beras, serta komunikasi publik terkait pangan.
Baca juga : Anggaran Dipotong, Para Menteri Tidak Berani Protes
“Ada pula kerja sama dengan BUMD Jatim Graha Utama, meliputi kemitraan dalam budi daya, perdagangan beras, dan komunikasi publik,” jelas Eli.
Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda DKI Jakarta Marulina Dewi menambahkan, kerja sama ini bertujuan menjamin kepastian pasokan beras bagi DKI Jakarta dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas.
Dia menjelaskan, sejak 2018, PT Food Station Tjipinang Jaya telah bekerja sama dengan UD Sahabat Tani yang melibatkan 40 gabungan kelompok tani dengan target hasil panen enam ton per hektar. Hasil panen akan dikirimkan ke pabrik PT Food Station di Jatim untuk diproduksi lebih lanjut. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.